Foto

Ini Dia Penampakan Barang Bukti Konten Hoax Polisi Dihadang FPI

Dony Indra Ramdhan - detikNews
Selasa, 23 Apr 2019 15:50 WIB

Bandung - Pelaku penyebar hoax soal anggota Polri hendak bobok kotak suara Pemilu 2019 dihadang ormas FPI diciduk. Barang buktinya pun turut ditampilkan oleh polisi.

Polisi meringkus pemilik akun media sosial Dany M Ramdany. Akun tersebut menyebarkan berita bohong atau hoaks soal anggota Polri hendak bobol kotak suara Pemilu 2019 dihadang ormas Front Pembela Islam (FPI).

Polisi menangkap Dany di Jakarta. Saat diselidiki lebih lanjut, pemilik akun Dany M Ramdany mendapat video dari akun lain lalu menyebarkannya.

Polisi pun menampilkan sejumlah barang bukti terkait kasus hoax tersebut.

Dalam akun Facebook, pelaku mengunggah sebuah video berupa kondisi pengamanan di sebuah tempat. Dalam video tertulis keterangan 'Terjadi di Indihiang dan Cipedes Tasikmalaya Jawa Barat polisi memaksa ingin membuka kotak suara dihadang oleh FPI, Babinsa dan relawan 02'. Video singkat itu diunggah pascapemungutan suara.

Atas perbuatan itu, Deny dijerat Pasal 45 a ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan terhadap UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 14 ayat (1) Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana. Ancaman hukumannya 6 tahun penjara.

Ini Dia Penampakan Barang Bukti Konten Hoax Polisi Dihadang FPI
Ini Dia Penampakan Barang Bukti Konten Hoax Polisi Dihadang FPI
Ini Dia Penampakan Barang Bukti Konten Hoax Polisi Dihadang FPI
Ini Dia Penampakan Barang Bukti Konten Hoax Polisi Dihadang FPI
Ini Dia Penampakan Barang Bukti Konten Hoax Polisi Dihadang FPI