Foto

Mengintip Lokasi Pengeboran Minyak Ilegal di Jambi

Antara Foto/Wahdi Septiawan - detikNews
Rabu, 27 Mar 2019 11:19 WIB

Jambi - Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Syaifuddin, Bajubang, Batanghari, Jambi, dijadikan sebagai tempat pengeboran minyak ilegal. Begini penampakannya.

Minyak mentah dipindahkan menggunakan ember dan jeriken di lokasi pengeboran minyak ilegal di Jambi. Antara Foto/Wahdi Septiawan.

Minyak mentah dikumpulkan di drum. Antara Foto/Wahdi Septiawan.

Sejumlah warga mengumpulkan limbah minyak mentah di lokasi pengeboran minyak ilegal. Antara Foto/Wahdi Septiawan.

Limbah minyak yang terkumpul selanjutnya disaring kembali untuk memisahkan minyak dengan air di mana seorang pekerja mampu mengumpulkan rata-rata 200-300 liter per hari atau senilai Rp 300 ribu-Rp 450 ribu. Antara Foto/Wahdi Septiawan.

Petugas Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari mengukur tingkat kebisingan udara dan kadar gas di lokasi pembuangan limbah pengeboran minyak ilegal. Data Puskesmas Pembantu Pompa Air menyebutkan, angka penderita ISPA di lokasi sekitar penambangan ilegal setempat meningkat dari 215 kasus pada 2017 menjadi 635 kasus pada 2018, dan penyakit kulit dari 110 kasus pada 2017 menjadi 177 kasus pada 2018. Antara Foto/Wahdi Septiawan.

Mengintip Lokasi Pengeboran Minyak Ilegal di Jambi
Mengintip Lokasi Pengeboran Minyak Ilegal di Jambi
Mengintip Lokasi Pengeboran Minyak Ilegal di Jambi
Mengintip Lokasi Pengeboran Minyak Ilegal di Jambi
Mengintip Lokasi Pengeboran Minyak Ilegal di Jambi