Foto

Senyum dan Bantahan Eni Saragih saat Bacakan Pleidoi

Ari Saputra - detikNews
Selasa, 19 Feb 2019 11:59 WIB

Jakarta - Eni Maulani Saragih membacakan pleidoi dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (19/2). Eni tersenyum dan membantah sebagai pelaku utama kasus itu.

Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih tersenyum usai membacakan pleidoi atau nota pembelaan kasus suap proyek PLTU Riau-1, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (19/2/2019).
Terdakwa perkara suap terkait proyek PLTU Riau-1, Eni Maulani Saragih, mengaku bukan sebagai pelaku utama dalam kasus itu.
Apa yang dilakukannya, menurut Eni, semata-mata untuk menjalankan perintah partai politiknya.
Eni mengaku hanya diperintahkan Ketum Golkar sekaligus Ketua DPR, Setya Novanto, untuk mengawal proyek PLTU Riau-1 saat itu. Menurut Eni, proyek tersebut menguntungkan negara karena bisa memberikan manfaat bagi masyarakat untuk mendapatkan listrik murah.
Eni berkonsultasi dengan kuasa hukumnya. Eni juga menyebut hanya menjalankan perintah politikus Golkar Melchias Mekeng untuk membantu pengusaha Samin Tan. Dia mengakui kesalahannya sehingga mengembalikan sejumlah uang.
Selain itu, Eni merasa kaget dituntut 8 tahun penjara dan jaksa menolak justice collaborator (JC) dalam perkara ini. Padahal dia merasa selalu bersikap kooperatif dan menyesali perbuatannya.
Senyum dan Bantahan Eni Saragih saat Bacakan Pleidoi
Senyum dan Bantahan Eni Saragih saat Bacakan Pleidoi
Senyum dan Bantahan Eni Saragih saat Bacakan Pleidoi
Senyum dan Bantahan Eni Saragih saat Bacakan Pleidoi
Senyum dan Bantahan Eni Saragih saat Bacakan Pleidoi
Senyum dan Bantahan Eni Saragih saat Bacakan Pleidoi