Foto

Potret KPK Umumkan Korupsi Proyek Infrastruktur Lawas

Ari Saputra - detikNews
Senin, 17 Des 2018 18:53 WIB

Jakarta - KPK menetapkan 2 pejabat PT Waskita Karya berkaitan dengan kasus korupsi sejumlah proyek infrastruktur lama. KPK menduga ada pekerjaan subkontraktor yang fiktif

Ketua KPK Agus Rahardjo bersama Jubir KPK, Febri Diansyah memberi keterangan pers terkait penyidikan perkara korupsi sektor infrastruktur di Gedung KPK, Jakarta, Senin (17/12/2018).
KPK menetapkan dua tersangka proyek pembangunan infrastruktur yakni Kepala Divisi II PT Waskita Karya periode 2011-2013 Fathor Rachman dan Kepala Bagian Keuangan dan Resiko Divisi II PT Waskita Karya periode 2010-2014 Yuly Ariandi Siregar.
Keduanya disangka terlibat dalam praktek korupsi berbagai proyek insfrastruktur di Indonesia melalui PT Waskita Karya seperti proyek pembangunan JLNT Antasari-Blok M, tol bandara Ngurah Rai-Benoa, Bali royek pembangunan Bandara Kualanamu, Sumut dan revitalisasi Kali Pesanggrahan, Jaksel.
Keduanya disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 65 ayat (1) KUH Pidana.
"Diduga telah melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara," sebut Agus.
Perkara itu, disebut Agus, diusut mulai pada penyelidikan. Proyek-proyek yang berkaitan dengan perkara itu, menurut Agus, juga bukanlah proyek baru.
Potret KPK Umumkan Korupsi Proyek Infrastruktur Lawas
Potret KPK Umumkan Korupsi Proyek Infrastruktur Lawas
Potret KPK Umumkan Korupsi Proyek Infrastruktur Lawas
Potret KPK Umumkan Korupsi Proyek Infrastruktur Lawas
Potret KPK Umumkan Korupsi Proyek Infrastruktur Lawas
Potret KPK Umumkan Korupsi Proyek Infrastruktur Lawas