Foto

Wali Kota Nonaktif Pasuruan Setiyono Jalani Pemeriksaan Lanjutan

Ari Saputra - detikNews
Kamis, 25 Okt 2018 18:38 WIB

Jakarta - Wali Kota nonaktif Pasuruan Setiyono kembali jalani pemeriksaan lanjutan di gedung KPK. Setiyono menjadi tersangka kasus suap terkait proyek di Pemkot Pasuruan.

Walikota nonaktif Pasuruan Setiyono kembali menjalani pemeriksaan lanjutan di gedung KPK, Jakarta, Kamis (25/10/2018).

Setiyono menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkot Pasuruan, yaitu proyek belanja modal gedung dan bangunan pengembangan Pusat Layanan Usaha Terpadu-Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM).

Setiyono diduga menggunakan tangan Dwi Fitri Nurcahyo selaku Plh Kadis PU Kota Pasuruan dan Wahyu Tri Hardianto selaku staf Kelurahan Purutrejo untuk menerima uang dari satu orang pihak swasta sebagai pemberi suap atas nama Muhamad Baqir. Keempatnya ditetapkan KPK sebagai tersangka.

Untuk proyek itu, Setiyono mendapatkan jatah 10 persen dari nilai kontrak sebesar Rp 2.210.266.000. Selain itu, ada permintaan 1 persen untuk pokja sebagai tanda jadi.

Atas perbuatannya, Setiyono disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Wali Kota Nonaktif Pasuruan Setiyono Jalani Pemeriksaan Lanjutan
Wali Kota Nonaktif Pasuruan Setiyono Jalani Pemeriksaan Lanjutan
Wali Kota Nonaktif Pasuruan Setiyono Jalani Pemeriksaan Lanjutan
Wali Kota Nonaktif Pasuruan Setiyono Jalani Pemeriksaan Lanjutan
Wali Kota Nonaktif Pasuruan Setiyono Jalani Pemeriksaan Lanjutan