Foto

Polisi Jelaskan Hasil Uji Balistik Peluru Nyasar ke DPR

Lamhot Aritonang - detikNews
Senin, 22 Okt 2018 18:50 WIB

Jakarta - Polisi menjelaskan perkembangan kasus peluru nyasar ke gedung DPR. Polisi mengatakan peluru yang dipakai tersangka mempunyai jarak tempuh efektif 30 meter.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono didampingi Kepala Bidang Balisitik dan Metalurgi Forensik Puslabfor Polri Kombes Ulung Kanjaya menggelar jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (22/10/2018).

Tim Puslabfor Polri mengatakan peluru kaliber 9×19 milimeter di glock 17 yang dipakai tersangka peluru nyasar ke DPR mempunyai jarak tempuh efektif 30 meter.

Polisi mengatakan peluru tersebut bisa menempuh jarak 2.300 meter dengan sudut kemiringan 45°.

Kepala Bidang Balisitik dan Metalurgi Forensik Puslabfor Polri Kombes Ulung Kanjaya menyampaikan jarak tempuh tersebut untuk menjelaskan mengapa peluru bisa nyasar ke DPR. Menurut dia, jarak dari lokasi penembakan di Lapangan Tembak Senayan ke Gedung DPR sepanjang 321,4 meter.

Menurut Kepala Bidang Balisitik dan Metalurgi Forensik Puslabfor Polri Kombes Ulung Kanjaya, peluru tersebut wajar apabila menembus kaca gedung DPR. Ulung mengatakan jarak tempuh peluru tersebut belum maksimal.

Dalam kasus ini, polisi menetapkan dua orang tersangka yaitu IAW dan RMY. Barang bukti yang diamankan dalam kasus ini adalah satu pucuk senjata api jenis glock 17, 9×19 buatan Austria, warna hitam cokelat, 3 buah magazine berikut 3 kotak peluru ukuran 9×19. Selain itu, polisi juga menyita satu pucuk senjata api merek AKAI Costum buatan Austria kaliber 40 warna hitan, dua buah magazine, berikut 1 kotak peluru ukuran 40.

Polisi Jelaskan Hasil Uji Balistik Peluru Nyasar ke DPR
Polisi Jelaskan Hasil Uji Balistik Peluru Nyasar ke DPR
Polisi Jelaskan Hasil Uji Balistik Peluru Nyasar ke DPR
Polisi Jelaskan Hasil Uji Balistik Peluru Nyasar ke DPR
Polisi Jelaskan Hasil Uji Balistik Peluru Nyasar ke DPR
Polisi Jelaskan Hasil Uji Balistik Peluru Nyasar ke DPR