Foto

Potret Bumi yang Terbelah di Sigi usai Gempa danTsunami

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Rabu, 03 Okt 2018 17:16 WIB

Sigi - Beginilah kondisi Desa Jono Oge, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) yang terbelah akibat fenomena likuifaksi usai gempa dan tsunami di Palu.

Sebagian daerahnya bergeser 3 km dan hilang, lalu berganti dengan perkebunan jagung. Usai gempa dan tsunami, fenomena alam likuifaksi juga terjadi disana.

Tidak cukup guncangan itu, tanah-tanah di sekitarnya terbelah dan mengeluarkan air besar dari dalam tanah. Air kemudian menggulung dataran yang di depannya, menggerakkan tanah dari dalam dan membawa kebun jagung yang dekatnya, bersama belasan pohon kelapa ke arah depan.
Tak hanya rumah, ada juga gereja Padmos Indonesia, bengkel, kompleks-kompleks perumahan yang kemudian ikut bergeser pindah tempat sejauh 3 kilometer.
Luapan air dari bawah tanah itulah yang kemudian menggulung pemukiman padat penduduk itu dari atas dan kemudian 'mengaduknya' di dalam tanah. Seorang warga yang menjadi saksi mata menyebut sore itu adalah sore yang tidak akan terlupakan dalam hidupnya. Saat berjalan kaki di jalan raya menuju ke rumahnya, secara tiba-tiba, jalan-jalan aspal itu terbelah dan jatuh ke bawah.
Sebagian desa Jono Oge yang terbawa lumpur itu telah berdiri tanaman jagung di atasnya. Tanaman jagung itu bahkan masih berbuah, bersama kembang kol yang ada di bagian pinggirnya. Pohon kelapa pun masih berdiri kokoh di sana.
Sementara, 3 km setelahnya, reruntuhan bangunan menyembul dari dalam lumpur yang mulai mengering. Kendaraan roda empat dan dua teronggok di atasnya, bersama peralatan rumah tangga dan dokumen-dokumen lainnya.
Potret Bumi yang Terbelah di Sigi usai Gempa danTsunami
Potret Bumi yang Terbelah di Sigi usai Gempa danTsunami
Potret Bumi yang Terbelah di Sigi usai Gempa danTsunami
Potret Bumi yang Terbelah di Sigi usai Gempa danTsunami
Potret Bumi yang Terbelah di Sigi usai Gempa danTsunami
Potret Bumi yang Terbelah di Sigi usai Gempa danTsunami