Foto

Melihat Tingkah Pengendara Motor 'Jajah' Jalur Pedestrian

Pradita Utama - detikNews
Selasa, 03 Jul 2018 11:05 WIB

Jakarta - Pedestrian diciptakan untuk jalur pejalan kaki agar lebih aman saat berjalan. Namun bagaimana jadinya jika jalur itu justru digunakan oleh pengendara motor?

Motor menjadi populer di Indonesia, khususnya Jakarta karena memiliki bentuk yang ramping sehingga memudahkan pengendara untuk menghindari kemacetan di jalanan ibukota. Tapi bagaimana jadinya jika para pengendara justru mengambil hak orang lain?

Seringkali para pengendara motor menggunakan pedestrian atau jalur khusus pejalan kaki menjadi jalur alternatif mereka untuk menghindari macet.

Sejumlah pengendara motor berjalan di atas trotoar atau pedestrian pejalan kaki di Jalan Enggano Raya, Jakarta Utara, Selasa (03/7/2018). Beberapa pengendara motor terpaksa melewati pedestrian pejalan kaki karena jalan tersebut macet akibat perbaikan jalan.

Akibatnya berimbas ke para pejalan kaki. Mereka menjadi tak nyaman dan tak aman berjalan di pedestrian karena harus bersenggolan dengan para pengendara motor.

Sesungguhnya sudah ada sanksi yang diatur bagi para pelanggar yang menyalahgunakan jalur khusus pejalan kaki ini. Namun, seringkali para pelanggar ini diabaikan saja sehingga mereka pun merasa tak bersalah karena sudah melanggar lalu lintas.

Kurangnya kesadaran pengendara motor tentang larangan melintasi pedestrian pejalan kaki masih sangat minim. Dari yang awalnya melakukan satu kali karena terjebak macet dan tidak adanya teguran atau sanksi yang diberikan oleh para petugas lalu lintas membuat para pengendara menganggapnya sebagai hal yang wajar dan menjadi kebiasaan buruk.

Sedangkan tak hanya membahayakan pejalan kaki, para pengendara yang menggunakan jalur khusus pejalan kaki ini juga membahayakan dirinya dan pengendara kendaraan lain.

Memotong jalur dengan menggunakan jalur khusus pejalan kaki pun tak membuat kemacetan menjadi terurai.

Tak jarang justru karena memotong jalur para pengendara ini menimbulkan kemacetan baru di pedestrian karena ulah mereka sendiri. Selain itu, Tak hanya karena ingin menghindari kemacetan, para pengendara motor tak jarang menggunakan jalur pedestrian untuk jalan pintas karena malas melakukan putar balik atau tak jarang karena kurangnya lahan parkir para pengendara motor ini memarkirkan kendaraannya di pedestrian.

Akhirnya, karena ulah para pengendara motor yang menggunakan jalur khusus pejalan kaki sebagai jalan pintas atau jalur mereka yang tak ingin melakukan putar balik, atau bahkan lahan parkir, lagi-lagi yang dirugikan adalah para pejalan kaki. Penggunaan pedestrian oleh para pengendara motor bukanlah kebiasaan baik dan sesekali mencoba menghargai sesama pengguna jalan dengan tidak mengambil hak dan melanggar lalu lintas tak hanya menyelematkan diri sendiri tetapi juga orang lain.

Melihat Tingkah Pengendara Motor Jajah Jalur Pedestrian
Melihat Tingkah Pengendara Motor Jajah Jalur Pedestrian
Melihat Tingkah Pengendara Motor Jajah Jalur Pedestrian
Melihat Tingkah Pengendara Motor Jajah Jalur Pedestrian
Melihat Tingkah Pengendara Motor Jajah Jalur Pedestrian
Melihat Tingkah Pengendara Motor Jajah Jalur Pedestrian
Melihat Tingkah Pengendara Motor Jajah Jalur Pedestrian
Melihat Tingkah Pengendara Motor Jajah Jalur Pedestrian
Melihat Tingkah Pengendara Motor Jajah Jalur Pedestrian
Melihat Tingkah Pengendara Motor Jajah Jalur Pedestrian