ADVERTISEMENT

Foto

Trump Terdesak, Kebijakan Imigran Ilegal AS Berbalik Arah

Istimewa - detikNews
Kamis, 21 Jun 2018 16:01 WIB

Amerika Serikat - Kebijakan Trump memisahkan anak dan orang tua imigran ilegal mendapat kecaman berbagai pihak. Sadar ia terdesak, Trump memilih mengubah kebijakan politiknya.

Usai membela kebijakan yang berujung pemisahan ribuan imigran ilegal dengan anak-anak di perbatasan Amerika Serikat (AS), Presiden AS Donald Trump justru kini berbalik arah. Dia menandatangani perintah eksekutif terkait kebijakan imigrasi tersebut. Istimewa/Leah Millis/Reuters.

Trump menandatangani perintah eksekutif untuk menjaga orang tua dan anak-anak imigran tetap bersama. Istimewa/Leah Millis/Reuters.

Trump mengatakan bahwa menjaga keluarga untuk tetap bersama jauh lebih penting daripada mengadili imigran ilegal dengan memisahkan mereka dari anak-anaknya. Keputusan Trump untuk berbalik arah dari memisahkan para imigran ilegal dengan anak-anaknya ke keputusan untuk menandatangani perintah eksekutif untuk tetap menjaga keluarga para imigran tetap bersama tak lepas dari unjuk rasa masyarakat Amerika atas kebijakan politiknya itu. Istimewa/Leah Millis/Reuters.

Bertepatan dengan Hari Imigran Internasional yang jatuh pada tanggal 20 Juni, ratusan warga Amerika berunjuk rasa menggugat kebijakan politik Trump yang telah memisahkan ribuan anak-anak dengan orang tuanya yang ditangkap karena memasuki kawasan Amerika Serikat secara ilegal. Istimewa/Michael Brochstein/SOPA Images/LightRocket via Getty Images.

Trump mendapat tekanan kuat dari berbagai kalangan baik politik, agama dan dunia terkait pemisahan orang tua dengan anak-anak imigran. Pemisahan bertujuan untuk memerangi imigran ilegal yang berusaha masuk ke AS. Istimewa/Michael Brochstein/SOPA Images/LightRocket via Getty Images.

Warga membawa serta berbagai spanduk dan kapal karet sebagai representasi para imigran yang datang ke Amerika Serikat. Istimewa/Brendan McDermid/Reuters.

Para imigran yang datang dari negara asalnya ini memiliki tujuan untuk mencari penghidupan yang lebih baik di negara yang didatanginya. Namun, sejak Trump dilantik menjadi Presiden Amerika Serikat kebijakannya terkait dengan imigran ilegal yang memasuki wilayah Amerika membuat para imigran semakin kesulitan dan berujung dengan pemisahan ribuan imigran ilegal dengan anak-anak mereka di perbatasan AS. Istimewa/Brendan McDermid/Reuters.

Tak hanya orang dewasa, anak-anak kecil juga terlihat ikut berunjuk rasa bersama orang tuanya untuk menentang kebijakan politik Trump tersebut. Istimewa/Brendan McDermid/Reuters.

Pejabat-pejabat AS mengatakan, lebih dari 2.300 anak-anak telah dipisahkan dari orang tua atau wali pendamping mereka sejak awal Mei lalu. Hal ini dimulai saat pemerintahan Trump mengumumkan kebijakannya untuk menangkap dan mengadili siapa saja yang melintasi perbatasan AS-Meksiko, terlepas apakah mereka sedang mengajukan suaka politik. Istimewa/Mohammed Elshamy/Anadolu Agency/Getty Images.

Banyaknya kritikan yang menyasar dirinya terkait dengan kebijakan politik pemisahan ribuan imigran ilegal dengan anak-anaknya ini akhirnya membuat Trump menjadi lebih lunak dengan menyetujui perintah eksekutif untuk tetap menjaga keluarga para imigran ilegal agar tak dipisahkan dengan anak-anak mereka. Istimewa/Brendan McDermid/Reuters.

Trump Terdesak, Kebijakan Imigran Ilegal AS Berbalik Arah
Trump Terdesak, Kebijakan Imigran Ilegal AS Berbalik Arah
Trump Terdesak, Kebijakan Imigran Ilegal AS Berbalik Arah
Trump Terdesak, Kebijakan Imigran Ilegal AS Berbalik Arah
Trump Terdesak, Kebijakan Imigran Ilegal AS Berbalik Arah
Trump Terdesak, Kebijakan Imigran Ilegal AS Berbalik Arah
Trump Terdesak, Kebijakan Imigran Ilegal AS Berbalik Arah
Trump Terdesak, Kebijakan Imigran Ilegal AS Berbalik Arah
Trump Terdesak, Kebijakan Imigran Ilegal AS Berbalik Arah
Trump Terdesak, Kebijakan Imigran Ilegal AS Berbalik Arah

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT