Washington DC - Pelajar di berbagai wilayah di Amerika Serikat ramai-ramai bolos dalam National Walkout Day. Tujuan mereka satu, untuk memprotes aturan kepemilikan senjata api
Foto
Pelajar AS Ramai-ramai Bolos untuk Demo Soal Senjata

Di Washington DC, pelajar ramai-ramai keluar dari sekolah dan berjalan menuju Gedung Parlemen AS pada 14 Maret 2018. Mereka demo untuk memprotes aturan kepemilikan senjata api dan kekerasan yang menggunakan senjata ke pelajar.
Para pelajar mengangkat spanduk, poster, dan kertas berisi tuntutan serta keresahan mereka akan maraknya kekerasan dengan senjata api..
Seorang pelajar membawa tulisan 'Apakah saya giliran berikutnya?'
"Senjata tidak membunuh orang, para anggota dewan yang melakukannya," demikian tulisan yang dibawa salah satu demonstran. Mereka menyoroti aturan yang disusun oleh anggota dewan di AS.
"Darah kami di tanganmu," demikian seruan para pelajar untuk anggota dewan.
Di New York, para pelajar membawa tulisan dengan hashtag #ENOUGH
Gubernur New York, Andrew M Cuomo ikut berbaring bersama para pelajar yang demo. Mereka berbaring selama 1 menit untuk mengenang korban tewas penembakan di Florida.
Siswa ramai-ramai keluar dari sekolahnya untuk mengikuti National Walkout Day
Pelajar yang ramai-ramai bolos lalu berkumpul di lapangan untuk menyuarakan protesnya
Ekspresi para siswa yang ikut demo sebagai aksi solidaritas pada korban penembakan di berbagai wilayah.
Di Washington DC, para pelajar membawa poster bertuliskan nama-nama korban penembakan