Foto

Foto: Penampakan Pangkalan Militer Myanmar di Desa Rohingya

Amnesty International - detikNews
Selasa, 13 Mar 2018 16:37 WIB

Naypyitaw - Amnesty International melaporkan adanya pembangunan pangkalan militer Myanmar yang baru di area bekas desa Rohingya. Seperti apa penampakannya?

Citra satelit tertanggal 25 Oktober 2017 menunjukkan gedung-gedung yang hangus terbakar di Kan Kya, berjarak kurang dari 2 kilometer dari Maungdaw, Rakhine. Foto: Amnesty International/DigitalGlobe Inc/USG/NextView License
Pada 27 Februari 2018, citra satelit menunjukkan desa-desa yang hangus terbakar telah dibuldoser dan struktur bangunan baru terlihat di area yang sama. Sebuah pagar terlihat dibangun mengelilingi zona pembangunan. Foto: Amnesty International/DigitalGlobe Inc/USG/NextView License
Wilayah Inn Din di Rakhine terlihat dalam citra satelit tanggal 27 Desember 2016 sebelum pembakaran massal terjadi pada Agustus 2017. Situasi masih terlihat hijau dari atas. Foto: Amnesty International/DigitalGlobe Inc/USG/NextView License
Citra satelit wilayah Inn Din pada 11 Februari 2018 menunjukkan bagian selatan area ini dibuldoser. Dua struktur bangunan yang baru dibangun terlihat jelas dari udara. Tanda-tanda akan dibangunnya 8 bangunan baru juga terlihat, dengan pagar baru dipasang di gerbang masuk. Bentuk bangunan baru ini mirip dalam ukuran, bentuk dan warna dengan bangunan di Kan Kya yang menunjukkan kednya terkait pasukan keamanan. Foto: Amnesty International/DigitalGlobe Inc/USG/NextView License
Citra satelit di wilayah desa Pa Da Kar Ywar Hit di Maungdaw, Rakhine terlihat berbeda pada 6 September 2017 (kiri) dan 5 Februari 2018 (kanan). Sejumlah helipad baru terlihat telah di bangun di beberapa titik. Struktur bangunan baru juga terlihat jelas dari udara. Foto: Amnesty International/DigitalGlobe Inc/USG/NextView License
Wilayah desa Yin Ma Zay di Buthidaung, Rakhine terlihat dalam citra satelit tertanggal 23 Mei 2017 dan 27 Februari 2018. Tampak sejumlah helipad baru dibangun di area yang tidak dihuni warga setempat. Foto: Amnesty International/DigitalGlobe Inc/USG/NextView License
Citra satelit wilayah Hla Poe Kaung pada 6 September 2017 (kiri) menunjukkan beberapa desa hangus dibakar. Pada 5 Februari 2018, citra satelit menunjukkan sebagian besar area dibuldoser dan banyak struktur bangunan baru juga beberapa helipad telah dibangun. Foto: Amnesty International/DigitalGlobe Inc/USG/NextView License
Citra satelit tertanggal 2 Desember 2017 menunjukkan banyak desa di Hla Poe Kaung hangus terbakar. Foto: Amnesty International/DigitalGlobe Inc/USG/NextView License
Citra satelit tanggal 27 Februari 2018 di area yang sama di Hla Poe Kaung menunjukkan sebagian besar desa yang hangus dibakar telah dibuldoser. Pusat repatriasi pengungsi yang baru dibangun juga terlihat jelas di area ini. Foto: Amnesty International/DigitalGlobe Inc/USG/NextView License
Tiga foto citra satelit tertanggal 27 Desember 2016 (atas), kemudian 10 November 2017 (tengah), dan 7 Januari 2018 (bawah) menunjukkan situasi jelas desa Ah Htet Nan Yar sebelum dan setelah dibakar lalu dibuldoser otoritas Myanmar. Citra satelit terbaru pada 7 Januari 2018 jelas menunjukkan sebuah ruas jalan baru telah dibangun, menembus area yang dulu ditinggali Rohingya. Foto: Amnesty International/DigitalGlobe Inc/USG/NextView License
Foto: Penampakan Pangkalan Militer Myanmar di Desa Rohingya
Foto: Penampakan Pangkalan Militer Myanmar di Desa Rohingya
Foto: Penampakan Pangkalan Militer Myanmar di Desa Rohingya
Foto: Penampakan Pangkalan Militer Myanmar di Desa Rohingya
Foto: Penampakan Pangkalan Militer Myanmar di Desa Rohingya
Foto: Penampakan Pangkalan Militer Myanmar di Desa Rohingya
Foto: Penampakan Pangkalan Militer Myanmar di Desa Rohingya
Foto: Penampakan Pangkalan Militer Myanmar di Desa Rohingya
Foto: Penampakan Pangkalan Militer Myanmar di Desa Rohingya
Foto: Penampakan Pangkalan Militer Myanmar di Desa Rohingya