Foto

Konglomerat Penjelajah yang Temukan Bangkai 2 Kapal Perang di Lautan

pool - detikNews
Rabu, 07 Mar 2018 13:05 WIB

Jakarta - Bangkai kapal induk AS, USS Lexington, dari era Perang Dunia II ditemukan di dasar laut dekat Australia. Penemuan ini dipimpin konglomerat AS, Paul Allen.

Microsoft identik dengan pendirinya, Bill Gates. Tapi selain Gates, ada satu lagi sosok jenius yang merintis perusahaan software raksasa itu, yaitu Paul Allen. Foto: Getty Images
Pada usia 13 tahun, Gates sudah bermimpi mendirikan perusahaan sendiri. Ketika Gates masuk ke universitas Harvard, Allen mengikuti dia dan keduanya banyak menghabiskan waktu merancang software. Pada tahun 1972, mereka mendirikan perusahaan pertama bernama Traf-O-Data yang menganalisis data lalu lintas. Nah, terobosan baru terjadi di tahun 1975. Proyek itu menjadi cikal bakal berdirinya Microsoft pada 4 April 1975. Paul Allen-lah yang memberikan nama Microsoft. Foto: Internet
Tahun 1975, keduanya mendirikan Microsoft yang lantas berkembang luar biasa. Gates meminta bagian lebih banyak karena merasa bekerja lebih keras. Relasi mereka lalu memburuk seiring bertambah besarnya Microsoft. Allen dan Gates sering adu argumentasi selama berjam-jam. Foto: Facebook
Gates mencoba membeli saham Microsoft yang dimiliki Allen seharga USD 5 per lembar, tapi Allen menolaknya. Keputusan itu sangat tepat karena harga saham Microsoft kemudian sangat tinggi. Sekarang saja kekayaan Allen lebih dari USD 18 miliar karena masih memiliki banyak saham Microsoft.
Foto: Getty Images
Stratolaunch merupakan proyek ambisius Paul Allen. Lihat saja dimensi dan bentuknya, seperti 2 buah pesawat yang disambung menjadi satu pesawat terbang raksasa. Rentang sayap pesawat ini mencapai 117 meter, lebih panjang dari sebuah lapangan sepakbola. Foto: Stratolaunch, pesawat terbesar di planet bumi (Stratolaunch System Corp/Reuters)
Paul Allen membangun pesawat ini bukan untuk keperluan komersil, melainkan untuk mengangkut roket hingga ke lapisan stratosfer, untuk kemudian diluncurkan di atas sana. Allen meyakini, teknologi peluncuran roket di udara ini diyakini lebih murah dan efisien bila dibandingkan dengan peluncuran roket di darat. Foto: Stratolaunch
Tahun lalu, Paul Allen juga memimpin penemuan bangkai kapal perang AS, USS Indianapolis. Kapal tersebut ditemukan 5,5 km di bawah permukaan laut. Allen memimpin pencarian selama 6 bulan setelah mendapatkan informasi mengenai pergerakan terakhir kapal ini sebelum ditembak torpedo oleh Jepang saat Perang Dunia II. Bangkai kapal ini ditemukan pada Agustus 2017. Cerita perjuangan kapal ini pun difilmkan yang dibintangi oleh Nicholas Cage pada tahun 2016. Foto: Wikimedia Commons
Seperti dilansir AFP, Selasa (6/3/2018), puing USS Lexington ditemukan pada Minggu (4/3) waktu setempat oleh tim penelitian kapal, R/V Petrel. Tim pencari itu dipimpin oleh pendiri Microsoft, Paul Allen. Foto: Douglas Curran/Paul Allen
"Sebagai orang Amerika, kami semua berhutang budi kepada semua orang yang bertugas dan yang terus melayani negara kami atas keberanian, ketekunan dan pengorbanan mereka." kata Paul Allen dalam sebuah pernyataan. Foto: Getty Images
Inilah papan nama USS Lexington yang penemuannya dipimpin oleh Paul Allen. Foto: Supplied: Paul Allen
Konglomerat Penjelajah yang Temukan Bangkai 2 Kapal Perang di Lautan
Konglomerat Penjelajah yang Temukan Bangkai 2 Kapal Perang di Lautan
Konglomerat Penjelajah yang Temukan Bangkai 2 Kapal Perang di Lautan
Konglomerat Penjelajah yang Temukan Bangkai 2 Kapal Perang di Lautan
Konglomerat Penjelajah yang Temukan Bangkai 2 Kapal Perang di Lautan
Konglomerat Penjelajah yang Temukan Bangkai 2 Kapal Perang di Lautan
Konglomerat Penjelajah yang Temukan Bangkai 2 Kapal Perang di Lautan
Konglomerat Penjelajah yang Temukan Bangkai 2 Kapal Perang di Lautan
Konglomerat Penjelajah yang Temukan Bangkai 2 Kapal Perang di Lautan
Konglomerat Penjelajah yang Temukan Bangkai 2 Kapal Perang di Lautan