ADVERTISEMENT

Foto

Sosok Bupati Ali yang Larang Valentine's Day dan LGBT Kerja di Salon

Agus Setyadi - detikNews
Selasa, 13 Feb 2018 14:02 WIB

Aceh Besar - Tiga SK Bupati Aceh Besar Mawardi Ali menyita perhatian publik. Mulai dari mewajibkan pramugari berjilbab hingga pelarangan Valentine's Day.

Dirangkum detikcom, Selasa (13/2/2018), instruksi Mawardi yang mewajibkan pramugari rute Aceh mengenakan jilbab ramai dibahas. Surat bernomor 451/65/ /2018 itu ditekennya pada 18 Januari 2018 dan ditujukan kepada seluruh general manager maskapai.  (Foto: Agus Setyadi/detikcom)

Dalam surat tersebut terdapat dua poin penting, di antaranya berisi tentang rujukan kewajiban penggunaan pakaian sesuai syariat Islam. Bupati Mawardi meminta semua maskapai yang masuk wilayah Kabupaten Aceh Besar menaati peraturan dan Undang-undang Syariat Islam yang berlaku di Tanah Rencong.  (Foto: Agus Setyadi/detikcom)

Meski meminta pramugari berjilbab, tidak ada sanksi bagi para pramugari yang melanggar. Mawardi juga sudah menggelar sosialisasi ke bandara dan bertemu dengan beberapa GM maskapai.  (Foto: Agus Setyadi/detikcom)

Kebijakan lain Mawardi yang menyita perhatian adalah soal intruksi terkait keberadaan LGBT di Aceh Besar.  (Foto: Agus Setyadi/detikcom)

Ada beberapa poin dalam surat yang ditujukan kepada sejumlah pihak tersebut. Poin terdalam di surat itu berisi tentang instruksi mencabut izin yang dikelola kelompok LGBT jika melanggar aturan. "Mencabut izin usaha pangkas/salon/rumah kecantikan yang telah diterbitkan jika ternyata terbukti melanggar aturan yang berlaku," isi poin pertama.  (Foto: Agus Setyadi/detikcom)

Para camat juga diminta mengawasi usaha pangkas dan salon yang dikelola LGBT. "Para camat dalam Kabupaten Aceh Besar melakukan monitoring terhadap kegiatan usaha pangkas/salon/rumah kecantikan dan menyampaikan laporan hasil monitoring kepada bupati melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Aceh Besar." (Foto: Agus Setyadi/detikcom)

Terakhir, Mawardi mengeluarkan imbauan tentang larangan perayaan Valentine's Day. Surat edaran bernomor 451/882/2018 itu ditujukan kepada camat se-Kabupaten Aceh Besar, para kepala sekolah dan pengelola hotel/restoran kafe dalam wilayah Aceh Besar.  (Foto: Agus Setyadi/detikcom)

"Valentine Day atau hari kasih sayang yang dirayakan setiap tanggal 14 Februari adalah budaya yang bertentangan dengan syariat Islam dan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 1999 tentang penyelenggaraan keistimewaan Provinsi Daerah Istimewa Aceh, serta Qanun Provinsi Aceh Nomor 11 Tahun 2002 tentang pelaksanaan syariat Islam di bidang akidah, ibadah, dan syiar Islam. Dan haram hukumnya untuk dirayakan," isi poin pertama SK Bupati Ali.  (Foto: Agus Setyadi/detikcom)

Sosok Bupati Ali yang Larang Valentines Day dan LGBT Kerja di Salon
Sosok Bupati Ali yang Larang Valentines Day dan LGBT Kerja di Salon
Sosok Bupati Ali yang Larang Valentines Day dan LGBT Kerja di Salon
Sosok Bupati Ali yang Larang Valentines Day dan LGBT Kerja di Salon
Sosok Bupati Ali yang Larang Valentines Day dan LGBT Kerja di Salon
Sosok Bupati Ali yang Larang Valentines Day dan LGBT Kerja di Salon
Sosok Bupati Ali yang Larang Valentines Day dan LGBT Kerja di Salon
Sosok Bupati Ali yang Larang Valentines Day dan LGBT Kerja di Salon

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT