Momen Panglima Ngopi Bareng di Udara hingga Ziarah di Yogya

ADVERTISEMENT

Foto

Momen Panglima Ngopi Bareng di Udara hingga Ziarah di Yogya

Pool - detikNews
Senin, 11 Des 2017 07:30 WIB

Jakarta - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengawali masa jabatannya dengan cara unik yaitu ngopi di udara hingga ziarah di Yogyakarta. Intip momennya di sini:

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengajak pimpinan berbagai media massa untuk minum kopi, bukan di darat melainkan di udara. Marsekal Hadi dan para pimpinan media kemudian berangkat menggunakan pesawat C-130 Hercules A-1341, Boeing 737, dan Fokker 28 menuju Lanud Adisutjipto di Yogyakarta. (Foto: Dok. TNI AU)

Wanita Angkatan Udara (Wara) jadi baristanya. Ini salah satu wara yang menyajikan kopi Baringga di ketinggian 15.500 kaki yang menyeduhkan kopi untuk Marsekal Hadi dan para pimpinan media. (Foto: Adil Pradipta/detikcom)

Ini kopi Baringga yang diseruput Panglima Hadi dari ketinggian 15.500 kaki. Baringga merupakan singkatan dari 'Baret Jingga'. Kopi ini merupakan hasil tanam anggota Korps Pasukan Khas (Paskhas) AU di dekat Mako Paskhas di Bandung, Jawa Barat. (Foto: Adil Pradipta/detikcom)

Tiba di Yogyakarta, Marsekal Hadi mengajak rombongan ziarah ke makam Panglima Besar (Pangsar) Jenderal Soedirman di kompleks Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara. (Foto: Ristu Hanafi/detikcom)

Marsekal Hadi duduk di barisan pertama di depan nisan Almarhum Jenderal Soedirman. (Foto: Ristu Hanafi/detikcom)

Setelah pembacaan doa, Marsekal Hadi lantas menaburkan bunga di atas nisan almarhum Jenderal Soedirman, disusul di nisan almarhum Jenderal Urip Sumoharjo, dan Menteri Supeno. (Foto: Ristu Hanafi/detikcom)

Dari TMP Kusumanegara, Marsekal Hadi dan rombongan kemudian berziarah ke Ngoto, kompleks Monumen Perjuangan TNI AU. Di Ngoto, Marsekal Hadi berziarah ke makam pahlawan nasional Agustinus Adisutjipto dan Abdulrachman Saleh. (Foto: Ristu Hanafi/detikcom)

Selanjutnya Marsekal Hadi mengajak rombongan untuk mengunjungi Museum Pusat Dirgantara Mandala. “Museum ini akan dijadikan sebagai museum terbesar di Asia Tenggara saat ini, dengan koleksi terbanyak yaitu lebih dari 60 pesawat dari blok Barat maupun Timur,” kata Hadi. (Foto: Ristu Hanafi/detikcom)

Di dalam Museum Pusat Dirgantara Mandala ini juga dikoleksi Pesawat Cureng yang pertama kali terbang, dengan logo Merah Putih yang diterbangkan oleh Bapak Adi Sucipto diatas wilayah Yogyakarta pada tahun 1945, tepatnya pada tanggal 26 Oktober 1945, sehingga menjadi tonggak sejarah penerbangan Indonesia. (Foto: dok. Puspen TNI)

Momen Panglima Ngopi Bareng di Udara hingga Ziarah di Yogya
Momen Panglima Ngopi Bareng di Udara hingga Ziarah di Yogya
Momen Panglima Ngopi Bareng di Udara hingga Ziarah di Yogya
Momen Panglima Ngopi Bareng di Udara hingga Ziarah di Yogya
Momen Panglima Ngopi Bareng di Udara hingga Ziarah di Yogya
Momen Panglima Ngopi Bareng di Udara hingga Ziarah di Yogya
Momen Panglima Ngopi Bareng di Udara hingga Ziarah di Yogya
Momen Panglima Ngopi Bareng di Udara hingga Ziarah di Yogya
Momen Panglima Ngopi Bareng di Udara hingga Ziarah di Yogya

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT