Ini Sistem Canggih 'Patriot' AS yang Gagal Cegat Rudal di Arab Saudi

ADVERTISEMENT

Foto

Ini Sistem Canggih 'Patriot' AS yang Gagal Cegat Rudal di Arab Saudi

Pool - detikNews
Selasa, 05 Des 2017 13:08 WIB

Washington DC - Sistem pertahanan 'Patriot' buatan AS diduga gagal mencegat serangan rudal dari Houthi di Arab Saudi. Sistem canggih itu banyak digunakan negara-negara lain.

Rudal pencegat Patriot buatan AS masuk dalam sistem pertahanan canggih yang disebut THAAD (Terminal High Altitude Area Defense). Dalam foto ini adalah sistem pertahanan Patriot buatan AS yang dipakai Saudi dalam Perang Teluk tahun 1991 lalu. Foto: AFP PHOTO/AFP FILES/BOB SULLIVAN
Militer Saudi telah menggunakan sistem pertahanan rudal buatan AS ini sejak Perang Teluk tahun 1991. Sistem pertahanan rudal ini dirancang untuk menembak jatuh setiap rudal balistik, baik jarak pendek, menengah maupun jarak jauh yang datang mendekat. Foto: AFP PHOTO/AFP FILES/BOB SULLIVAN
Selain AS, banyak negara memakai sistem canggih ini, termasuk Arab Saudi. Pada 4 November lalu, Saudi mengklaim berhasil menembak jatuh rudal yang ditembakkan pemberontak Houthi dari wilayah Yaman. Foto menunjukkan momen saat Houthi menembakkan rudal ke arah Saudi. Foto: Houthi Military Media Unit via REUTERS TV
Saat itu, pemberontak Houthi yang terlibat konflik Yaman, menembakkan rudal ke wilayah Saudi, yang menggelar operasi militer melawan Houthi. Rudal itu diklaim oleh Saudi berhasil ditembak jatuh dan hancur sebelum mencapai target. Foto: Houthi Military Media Unit via REUTERS TV
Namun klaim itu diragukan oleh tim peneliti dan pakar senjata, yang dalam analisisnya, menyebut sistem pertahanan buatan AS itu gagal mencegat secara sempurna rudal Houthi. Foto ini menunjukkan sistem pertahanan Patriot sedang diuji coba di Pasifik tahun 2012. Foto: AFP Photo/ANDREW HALL
Rudal pencegat Patriot mampu menghancurkan rudal yang menjadi targetnya. Namun puing yang dikumpulkan Saudi merupakan bagian belakang rudal, yang diyakini berasal dari jenis Scud. Hal ini memicu pertanyaan soal apakah sistem pertahanan Patriot tidak bekerja maksimal. Dalam foto ini adalah sistem pertahanan Patriot yang disiagakan Jepang di Hiroshima. Foto: AFP PHOTO/JIJI PRESS/STR
Analisis menyebut dua kemungkinan, yakni rudal pencegat Patriot tidak menghantam rudal Houthi itu atau rudal pencegat hanya mengenai bagian belakang rudal Houthi setelah hulu ledak memisahkan diri dan mencapai target. Foto ini menunjukkan sistem pertahanan Patriot yang disiagakan di Tokyo. Foto: REUTERS/Toru Hanai
Rudal pencegat Patriot memiliki banyak jenis, seperti PAC-1, PAC-2, PAC-3 dan sebagainya. Sistem pertahanan yang sama digunakan oleh Korsel dan Jepang, dalam menghadapi ancaman rudal Korut. Dalam foto ini adalah sistem pertahanan PAC-2 yang disiagakan Korsel di Pyeongtaek. Foto: AFP PHOTO/JUNG Yeon-Je
Temuan analisis ini lantas memicu pertanyaan, apakah sistem pertahanan buatan AS akan mampu menangkal serangan rudal Korut nantinya. Meskipun Pentagon telah menyatakan keyakinan bahwa sistem ini mampu menangkal rudal Korut. Sistem pertahanan PAC-3 terlihat dalam foto ini, saat komandan militer AS dan Korsel memberi pernyataan usai latihan bersama beberapa waktu lalu. Foto: AFP PHOTO/POOL/LEE JIN-MAN
Ini Sistem Canggih Patriot AS yang Gagal Cegat Rudal di Arab Saudi
Ini Sistem Canggih Patriot AS yang Gagal Cegat Rudal di Arab Saudi
Ini Sistem Canggih Patriot AS yang Gagal Cegat Rudal di Arab Saudi
Ini Sistem Canggih Patriot AS yang Gagal Cegat Rudal di Arab Saudi
Ini Sistem Canggih Patriot AS yang Gagal Cegat Rudal di Arab Saudi
Ini Sistem Canggih Patriot AS yang Gagal Cegat Rudal di Arab Saudi
Ini Sistem Canggih Patriot AS yang Gagal Cegat Rudal di Arab Saudi
Ini Sistem Canggih Patriot AS yang Gagal Cegat Rudal di Arab Saudi
Ini Sistem Canggih Patriot AS yang Gagal Cegat Rudal di Arab Saudi


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT