Foto

Polisi Bongkar Liquid Vape Mengandung Narkoba

Grandyos Zafna - detikNews
Rabu, 01 Nov 2017 16:19 WIB

Jakarta - Polisi membongkar peredaran liquid vape (cairan rokok elektrik) yang diduga mengandung narkoba. Liquid itu dikirim dari Belanda ke Indonesia.

"Tim melakukan pembelian terselubung terhadap 4.140 ml cairan liquid vape merek DVTCH yang diduga mengandung narkotika jenis cannabinoid dari toko yang berada di Belanda," ucap Wakil Direktur Tindak Pidana (Wadirtipid) Narkoba Bareskrim Polri Kombes John Turman di kantornya, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (1/11/2017).
Pengungkapan itu disebut John atas kerja sama timnya dengan pihak Bea Cukai melalui pengawasan pengiriman barang atau control delivery.
Paket itu ditujukan pada seorang berinisial MGL yang berada di Bali.
Polisi menunjukan liquid vape yang diduga mengandung narkoba.
Liquid vape ini diduga mengandung narkoba jenis AB-FUBINACA.
Target konsumen dari liquid tersebut adalah anak muda dan mahasiswa.
Sampai saat ini, menurut John, peredaran liquid diduga mengandung narkoba tersebut masih dijual secara online. John pun mengaku timnya akan terus melakukan pengawasan terhadap toko-toko vape yang menjual liquid narkoba itu.
2 Orang tersang ditangkap dalam kasus ini.
Polisi Bongkar Liquid Vape Mengandung Narkoba
Polisi Bongkar Liquid Vape Mengandung Narkoba
Polisi Bongkar Liquid Vape Mengandung Narkoba
Polisi Bongkar Liquid Vape Mengandung Narkoba
Polisi Bongkar Liquid Vape Mengandung Narkoba
Polisi Bongkar Liquid Vape Mengandung Narkoba
Polisi Bongkar Liquid Vape Mengandung Narkoba
Polisi Bongkar Liquid Vape Mengandung Narkoba