Foto

Larangan Burka dan Niqab yang Picu Kemarahan Warga Austria

Reuters - detikNews
Senin, 02 Okt 2017 12:20 WIB

Wina -

Undang-undang yang melarang burka dan niqab di tempat umum mulai diberlakukan di Austria. Kelompok pegiat Muslim mengecamnya

Pemerintah mengatakan undang-undang itu, yang mengharuskan wajah terlihat dari garis rambut hingga ke dagu- bertujuan untuk melindungi nilai-nilai Austria.

Kelompok pegiat Muslim di negara itu mengecamnya karena hanya sebagian kecil warga Muslim Austria yang mengenakan kerudung penutup seluruh wajah.  

Sekelompok umat Islam dan pegiat hak asasi menggelar aksi unjuk rasa di ibu kota Wina pada hari penetapan larangan atas burka dan niqab.

Anggota parlemen dari Partai Rakyat -yang beraliran politik kanan tengah- Efgani Dnmez, mengatakan undang-undang itu diperlukan untuk menjamin nilai-nilai dari masyarakat yang bebas.  

"Salah satu caranya adalah hak yang sama untuk pria dan wanita, tidak melarang perempuan di tempat umum. Kami tidak bisa menerima perempuan sebagai warga kelas dua."  

Namun Carla Amina Baghajati dari Komunitas Agama Islam Austria, berpendapat mereka membutuhkan perasaan berada di dalam masyarakat, yang tidak didukung oleh undang-undang ini.

Namun Carla Amina Baghajati dari Komunitas Agama Islam Austria, berpendapat mereka membutuhkan perasaan berada di dalam masyarakat, yang tidak didukung oleh undang-undang ini.

Pemberlakuan UU ini menjelang pemilihan umum bulan depan, tampaknya akan meningkatkan perolehan suara bagi partai beraliran politik kanan jauh di Austria, seperti dilaporkan wartawan BBC, Bethany Bell dari ibu kota Wina.

Larangan Burka dan Niqab yang Picu Kemarahan Warga Austria
Larangan Burka dan Niqab yang Picu Kemarahan Warga Austria
Larangan Burka dan Niqab yang Picu Kemarahan Warga Austria
Larangan Burka dan Niqab yang Picu Kemarahan Warga Austria
Larangan Burka dan Niqab yang Picu Kemarahan Warga Austria
Larangan Burka dan Niqab yang Picu Kemarahan Warga Austria
Larangan Burka dan Niqab yang Picu Kemarahan Warga Austria
Larangan Burka dan Niqab yang Picu Kemarahan Warga Austria