Foto

Foto Pekan Ini: Bos First Travel Dipajang Sampai Porsche Misterius

Istimewa - detikNews
Sabtu, 26 Agu 2017 11:12 WIB

Jakarta - Peristiwa menarik sepekan ini diabadikan dalam aneka foto. Foto bos First Travel dipajang hingga Porsche blokiran KPK yang ditilang jadi sorotan.

Pelaku dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, yang jadi viral di media sosial, akhirnya ditangkap polisi. Pelaku bernama Muhammad Farhan Balatif (18) alias Ringgo Abdillah. Foto: Screenshot Ringgo Abdullah

Farhan mengenakan kaus berwarna merah bertuliskan 'Ready' saat ditangkap. Berbeda dengan postingan yang bernada provokatif di Facebook, Farhan terlihat lemas dan lebih banyak tertunduk. Dia juga memegang sebuah laptop yang tengah membuka laman Facebooknya. Foto: Jefris Santama/detikcom Foto: Jefris Santama/detikcom

Farhan mengaku menghina Jokowi dan Kapolri karena tidak puas dengan pemerintahan saat ini. Dalam pemeriksaan sementara, Farhan memiliki 30 akun e-mail. Dia juga  menggunakan akun palsu dan wifi ilegal. Foto: Jefris Santama/detikcom

Tiga bos First Travel, yakni Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Hasibuan, Siti Nuraida alias Kiki Hasibuann, dipamerkan di Bareskrim Polri. Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan perjalanan umrah First Travel. Anniesa yang mengenakan cadar dan baju tananan warna oranye itu bahkan menangis saat dipamerkan ke publik. Foto: Rengga Sancaya

Ketiga bos First Travel ini diperiksa intensif dan dicecar soal kepemilikan aset First Travel. Dalam perkara ini sejumlah aset yang telah disita polisi adalah kendaraan bermotor, rumah mewah di Sentul City, rumah di Kebagusan, rumah di Cilandak yang dikontrakkan, juga kantor First Travel di Atrium Mulia dan di Jl Radar AURI, Depok, serta butik di Kemang. Selain itu, polisi juga meminta bantuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk melacak aliran dana pada 30 tabungan. Foto: Dok. Istimewa

Rumah pasangan suami istri bos First Travel berada di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat. Setiap sudut rumah itu bagai istana di negeri dongeng. Interior rumah itu bernuansa emas. Mulai dari tembok, sofa, hingga tirai. Ada pula lampu gantung di ruang tamunya. Dinding rumah ditutupi wallpaper masih dengan warna emas dan juga ada berwarna cokelat. Rumah mewah itu sudah menjadi jaminan utang Rp 80 miliar. Foto: Farhan/detikcom

Aset bos First Travel terus ditelusuri polisi. Setelah menyita enam mobil mewah milik bos First Travel tersebut. Kini ada belasan mobil lainnya yang diduga milik mereka yang masih ditelusuri polisi. Foto: Ari Saputra

Kisah nenek bernama Martini (71), korban penipuan First Travel, menjadi viral di internet. Sebagaimana diberitakan detikcom, nenek ini tinggal di Padang, Sumatera Barat. Dia menabung hasil berjualan telur puyuh supaya bisa diberangkatkan First Travel ke Mekah. Namun ternyata duit Martini dan banyak orang yang senasib lainnya ditilap oleh bos First Travel. Martini sedih sampai tak doyan makan. Foto: Tim ULS Padang menyerahkan bantuan ke Nenek Martini (Dok ULS)

Ternyata warganet cepat tanggap. Fahd Pahdepie, pemilik biro perjalanan Umrah Leadership Series (ULS), menyebarkan berita detikcom ini di akun Facebook-nya pada Rabu (23/8/2017) lalu. Dia meminta bantuan informasi mengenai alamat Martini. Fahd akan memberikan tiket keberangkatan umrah gratis pada 16 November kepada Martini.  Foto: Tim ULS Padang menyerahkan bantuan ke Nenek Martini (Dok ULS)

Putri Kepala BNN Komjen Budi Waseso (Buwas), Nindya Nur Prasasti, akan menikah dengan putra Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan (BG), M Herviano Widyatama, pada Sabtu, 2 September 2017. Resepsi pernikahan rencananya akan digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Foto: dok. Istimewa

Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan (BG) dengan Kepala BNN Komjen Budi Waseso (Buwas) akan segera menjadi besan. Buwas pun meminta doa restu seraya mengatakan jodoh itu ada di tangan Tuhan. "Itu kan ibarat jodoh di tangan Tuhan, ya kan. Jadi mohon doa restunya, doakan," kata Buwas. Foto: Rachman Haryanto/detikcom

Presiden RI Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian  diundang dalam acara pernikahan anak Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan (BG) dan Kepala BNN Komjen Budi Waseso (Buwas).  Foto: Heldania Lubis

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap tiga orang yang menamakan diri kelompok atau grup 'Saracen'. Mereka ditangkap karena kerap menyebarkan postingan ujaran kebencian bernuansa SARA di akun media sosial. Ada tiga tersangka yang ditangkap yakni MFT (43) ditangkap di Koja, Jakarta Utara pada 21 Juli 2017, seorang perempuan berinisial SRN (32) ditangkap di Cianjur, Jawa Barat pada 5 Agustus 2017 dan JAS (32) yang ditangkap di Pekanbaru, Riau pada 7 Agustus 2017. Foto: Sindikat Saracen penyebar isu SARA

Di website Sarecen News, terdapat struktur pengurus. Ketua Saracen Jasriadi menyebut struktur itu tidak benar karena hanya dibuat berdasarkan asal tunjuk. Foto: Screenshot Situs Saracen News

Ketua grup Facebook Saracen, Jasriadi, mengatakan Saracen merupakan hasil membajak grup Vietnam. Soal 800 ribu akun juga diambil dari akun-akun Vietnam. Foto: Ketua grup Facebook Saracen, Jasriadi. (Nita Sari-detikcom)

Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Antonius Tonny Budiono, ditangkap KPK karena diduga menerima uang Rp 20,7 miliar. Dia mengakui menerima gratifikasi.
Foto: Nugroho Tri Laksono/detikcom

Dari LHKPN, Tonny memiliki rumah di Jalan Pisok XX Blok EB 16 nomor 7, Sektor 5 Bintaro Jaya, Tangerang Selatan. Rumah warna putih itu kini sepi dan digembok.Foto: Ahmad Bil Wahid/detikcom

Dirjen Hubla ditangkap penyidik KPK di Mess Perwira Bahtera Suaka, Blok B 1 No 2, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada Rabu, 23 Agustus 2017, sekitar pukul 21.45 WIB.
Foto: Dewi Irmasari/detikcom

Siapa sangka, di mes yang terkesan tak terawat ini, Tonny menimbun uang suap Rp 18,9 miliar. Foto: Dewi Irmasari/detikcom

KPK menyita uang dengan nilai total Rp 20,74 miliar dari mes yang ditempati Dirjen Perhubungan Laut (Hubla) Kementerian Perhubungan A Tonny Budiono di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Uang itu terdiri dari 7 mata uang dan ditempatkan dalam 33 tas. Foto: Nur Indah/detikcom

Polisi menilang mobil Porsche kuning karena melanggar marka jalan di daerah Tomang, Jakarta Barat. Ketika itu, mobil yang dikendarai oleh seseorang yang berinisial S ini tak mampu menunjukkan surat izin mengemudi (SIM).  Foto: Dok. Istimewa

STNK mobil Porsche kuning yang kena tilang polisi ternyata tidak sesuai dengan nomor rangka dan nomor mesin. Hasil pengecekan menunjukkan STNK dengan mobil yang dikemudikan S tidak sesuai. Polisi kemudian meneliti lebih lanjut soal kepemilikan mobil tersebut. Diketahui, mobil itu masuk ke dalam daftar blokir. Pada tahun 2014, KPK mengajukan permohonan blokir karena kendaraan tersebut terkait kasus korupsi. Foto: Dok. Istimewa

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengonfirmasi, mobil yang diminta diblokir terkait kasus korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) dengan terdakwa Ratu Atut Chosiyah. Permintaan blokir yang dilakukan KPK agar mobil tersebut tidak berpindah kepemilikan. Foto: Dok. Istimewa

Foto Pekan Ini: Bos First Travel Dipajang Sampai Porsche Misterius
Foto Pekan Ini: Bos First Travel Dipajang Sampai Porsche Misterius
Foto Pekan Ini: Bos First Travel Dipajang Sampai Porsche Misterius
Foto Pekan Ini: Bos First Travel Dipajang Sampai Porsche Misterius
Foto Pekan Ini: Bos First Travel Dipajang Sampai Porsche Misterius
Foto Pekan Ini: Bos First Travel Dipajang Sampai Porsche Misterius
Foto Pekan Ini: Bos First Travel Dipajang Sampai Porsche Misterius
Foto Pekan Ini: Bos First Travel Dipajang Sampai Porsche Misterius
Foto Pekan Ini: Bos First Travel Dipajang Sampai Porsche Misterius
Foto Pekan Ini: Bos First Travel Dipajang Sampai Porsche Misterius
Foto Pekan Ini: Bos First Travel Dipajang Sampai Porsche Misterius
Foto Pekan Ini: Bos First Travel Dipajang Sampai Porsche Misterius
Foto Pekan Ini: Bos First Travel Dipajang Sampai Porsche Misterius
Foto Pekan Ini: Bos First Travel Dipajang Sampai Porsche Misterius
Foto Pekan Ini: Bos First Travel Dipajang Sampai Porsche Misterius
Foto Pekan Ini: Bos First Travel Dipajang Sampai Porsche Misterius
Foto Pekan Ini: Bos First Travel Dipajang Sampai Porsche Misterius
Foto Pekan Ini: Bos First Travel Dipajang Sampai Porsche Misterius
Foto Pekan Ini: Bos First Travel Dipajang Sampai Porsche Misterius
Foto Pekan Ini: Bos First Travel Dipajang Sampai Porsche Misterius
Foto Pekan Ini: Bos First Travel Dipajang Sampai Porsche Misterius
Foto Pekan Ini: Bos First Travel Dipajang Sampai Porsche Misterius
Foto Pekan Ini: Bos First Travel Dipajang Sampai Porsche Misterius