Foto

Foto: Saat Para Terpidana Korupsi Ramai-ramai Gugat ke MK

Bisma Alief Laksana - detikNews
Jumat, 25 Agu 2017 10:19 WIB

Jakarta -

Dengan santai, Irman Gusman selfie dengan kerabatnya. Begitu juga dengan OC Kaligis, berbicara berbusa-busa bila ia dizalimi.

Dengan santai, Irman Gusman selfie dengan kerabatnya. Begitu juga dengan OC Kaligis, berbicara berbusa-busa bila ia dizalimi. Bersama tiga terpidana korupsi lainnya, mereka ramai-ramai menggugat aturan pengetatan remisi yang diterimanya."Kami ini korban KPK, sudah pasti tidak dapat remisi. Kecuali jadi justice colaborator," kata OC Kaligis di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (24/8/2017).Benarkah OC Kaligis merupakan korban KPK? Faktanya, OC Kaligis dihukum 10 tahun penjara oleh Artidjo Alkostar dkk. OC Kaligis terbukti menjadi otak pelaku penyuapan trio hakim PTUN Medan plus Panitera PTUN Medan. Lebih percaya Artidjo atau OC Kaligis?

Dalam menggugat aturan terkait itu ke MK, OC Kaligis didampingi para pengacara junior dengan setelan perlente. Mereka tampak foto bersama usai sidang, dengan tawa tak pernah lepas dari wajah mereka.  

Selain OC Kaligis, mantan Ketua DPD Irman Gusman juga ikut menggugat aturan tersebut. Berbaju batik lengan panjang warna merah muda, Irman tersenyum kepada awak media. Sesekali ia foto bersama dengan kerabatnya. Irman merupakan terpidana korupsi yang dihukum 4,5 tahun penjara. Ia bersalah menerima sejumlah uang dengan tujuan melobi perkara gula bersubsidi di Padang.

Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali juga ikut bergabung dalam gugatan tersebut. Mengenakan batik warna cokelat lengan panjang, ia juga menilai aturan pengetatan remisi tidak tepat.  SDA, demikian ia disapa, juga dihukum 10 tahun penjara karena terbukti korupsi menyalahgunakan dana haji 2010-2013 dan dana operasional menteri

Ikut bergabung pula mantan Sekjen ESDM, Waryono Karno. Waryono divonis korupsi 6 tahun penjara karena membuat kegiatan fiktif dan menyimpang di Kementerian ESDM. Uang miliaran rupiah raib entah ke mana.

Yang terakhir adalah mantan Gubernur Papua, Barnabas Saebu. Mengenakan batik warna kuning, ia mengugat aturan pengetatan remisi tersebut. Barnabas harus menghuni penjara selama 8 tahun penjara karena korupsi proyek PLTN bernilai puluhan miliar rupiah

Akankah gugatan tersebut dikabulkan? MK masih sangsi dengan gugatan mereka. Menurut hakim konstitusi Aswanto, harus ada landasan teori untuk menjelaskan bila PP 99/2012 adalah sebuah kesalahan. Sebab, soal pemberian remisi diatur pada PP tersebut.   "Harus ada landasan teori bahwa yang salah PP 99/2012. Kan ini yang membelokkan PP 99/2012. Lalu apakah, inikan masalah HAM, apa dasarnya pembatasan HAM. Apa PP bisa membatasi HAM atau UU yang membatasi HAM?" ujar Aswanto.

Foto: Saat Para Terpidana Korupsi Ramai-ramai Gugat ke MK
Foto: Saat Para Terpidana Korupsi Ramai-ramai Gugat ke MK
Foto: Saat Para Terpidana Korupsi Ramai-ramai Gugat ke MK
Foto: Saat Para Terpidana Korupsi Ramai-ramai Gugat ke MK
Foto: Saat Para Terpidana Korupsi Ramai-ramai Gugat ke MK
Foto: Saat Para Terpidana Korupsi Ramai-ramai Gugat ke MK