Foto

Foto: Jokowi Titipkan Keris Koleksi Pribadinya ke Museum di Solo

Laily Rachev-Biro Pers Setpres - detikNews
Kamis, 10 Agu 2017 06:44 WIB

Jakarta - Presiden Jokowi memiliki beberapa keris yang dia koleksi. Sebagian keris koleksi pribadinya itu akan dia titipkan ke Museum Keris Nusantara dan akan dipamerkan.

Foto: Laily Rachev - Biro Pers Setpres

Jokowi mengaku mengoleksi senjata tradisional itu. Menurutnya, keris layak dimiliki setiap warga Indonesia karena merupakan warisan budaya yang adiluhung.

"Yang saya pilih yang baik-baik. Nanti saya akan langsung ke Pak Wali. (Jumlah yang dihibahkan) paling enggak lima lah," ujarnya usai meninjau bagian dalam museum," kata Jokowi.
Foto: Laily Rachev - Biro Pers Setpres

Tak hanya keris koleksinya, Jokowi juga berjanji menyerahkan keris yang lama tersimpan di museum Kota Delft, Belanda. Seperti diketahui, pada akhir 2016 artefak-artefak asal Indonesia yang tersimpan di Belanda itu diserahkan oleh Perdana Menteri Belanda Mark Rutte kepada Presiden Jokowi. Beberapa di antaranya adalah keris.

"Saya sendiri juga punya koleksi. Yang saya berikan di Museum ini, salah satunya yang disampaikan Perdana Menteri Belanda akan saya bawa nanti pas ke Solo. Termasuk keris-keris yang saya punya disimpan di sini saja sudah, dihibahkan, dirawat oleh museum. Saya nggak sanggup merawat sendiri," kata Jokowi.

Foto: Laily Rachev - Biro Pers Setpres

Jokowi juga mengatakan, keris merupakan warisan budaya bangsa yang memiliki nilai dan filosofi yang tinggi. Bahkan, kata Jokowi, keris Indonesia sudah dikukuhkan sebagai warisan budaya dunia non-bendawi manusia oleh UNESCO di tahun 2005.

"Artinya, walaupun kita berupaya mengejar kemajuan tapi kita tidak boleh tercerabut dari tradisi, tidak boleh meninggalkan nilai-nilai adiluhung bangsa. Untuk itu sudah seharusnya kita terus menjaga, melestarikan warisan budaya bangsa, termasuk keris," ucapnya.
Foto: Laily Rachev - Biro Pers Setpres

Bicara soal Museum Keris Nusantara, bangunan yang berlokasi di Jl Bhayangkara, Surakarta itu dibangun sejak empat tahun lalu. Diharapkan museum tersebut menjadi sarana untuk melihat perjalanan sejarah keris, tombak dan pedang yang merupakan bagian dari warisan seni budaya bangsa.

Jokowi menyampaikan, pengunjung nantinya bukan hanya akan bisa menyaksikan keindahan hasil karya para Empu Keris di masa lalu, tetapi juga bisa meresapi filosofi dari setiap keris yang dihasilkannya.

"Tapi ingat selalu bahwa museum dan sejarah adalah jendela kita menatap masa lalu, untuk melangkah optimis menyosong ke masa depan," katanya.

Foto: Laily Rachev - Biro Pers Setpres

Jokowi berharap Museum Keris Nusantara bisa menjadi wujud penghargaan masyarakat pada seni budaya sekaligus menjadi sumber inspirasi nilai-nilai budaya nusantara.

"Semuanya menjadi kekayaan seni budaya nusantara yang harus terus kita jaga dan lestarikan," kata mantan Wali Kota Solo ini.

Bangunan Museum Keris Nusantara itu terdiri dari empat lantai. Lantai satu digunakan untuk bagian administrasi dan ruang audio visual. Lantai dua merupakan perpustakaan dan ruang anak. Lantai tiga digunakan untuk diorama dan ruang pameran, dan lantai empat merupakan ruang pameran utama.

Terdapat sekitar 400 koleksi keris yang dipamerkan di museum tersebut yang bukan hanya keris dari Jawa, namun juga senjata-senjata tradisional Nusantara.
Foto: Jokowi Titipkan Keris Koleksi Pribadinya ke Museum di Solo
Foto: Jokowi Titipkan Keris Koleksi Pribadinya ke Museum di Solo
Foto: Jokowi Titipkan Keris Koleksi Pribadinya ke Museum di Solo
Foto: Jokowi Titipkan Keris Koleksi Pribadinya ke Museum di Solo
Foto: Jokowi Titipkan Keris Koleksi Pribadinya ke Museum di Solo