Foto

Menepuk Kayu, Merawat Masa Lalu

Ari Saputra - detikNews
Selasa, 08 Nov 2016 09:52 WIB

Jakarta - Farida (58), menepuk-nepuk batang pohon ivo untuk dijadikan lembaran kain kulit kayu. Ia mencoba merawat masa lalu untuk diwariskan bagi masa depan nusantara.

Farida mendemontrasikan cara membuat kain dari serat kayu di Jakarta. Perempuan asal Pandere, Palu, Sulteng itu memukul dengan lembut sesuai serat kayu dengan 5 batu eki.
Memukul kayu dengan menyesuaikan serat supaya tidak pecah.
Serat kayu setelah dipukul dengan batu eki pada tingkatan paling keras. Setidaknya masih membutuhkan 4 tahap pemukulan dari batu eki dengan tekstur terkeras hingga paling halus.
Kayu Ivo, kayu dengan serat khusus untuk dibuat kain. Setidaknya dibutuhkan 8 batang kayu sepanjang 50 cm untuk membuat satu baju.
Lembaran kain dari serat kayu yang siap diolah menjadi baju. Jika perlu diwarnai, perajin akan memberi pewarna alam sebelum dibuat menjadi baju oleh para desainer.
Batu eki, alat untuk membuat serat kayu memipih hingga setipis kertas karton.
Salah satu karya seni yang menggunakan kertas kayu sebagai media. Dulunya, kertas dari serat kayu dipergunakan untuk berbagai kebutuhan dari buku hingga celana dalam dan baju.
Karya adibusana dari serat kayu dipamerkan di Museum Tekstil di Jakarta.
Salah satu karya adibusana dengan menggunakan serat kayu dipamerkan di Museum Tekstil di Jakarta.
Farida (58), perajin kain dari serat kayu asal Pandere, Palu, Sulteng.
Menepuk Kayu, Merawat Masa Lalu
Menepuk Kayu, Merawat Masa Lalu
Menepuk Kayu, Merawat Masa Lalu
Menepuk Kayu, Merawat Masa Lalu
Menepuk Kayu, Merawat Masa Lalu
Menepuk Kayu, Merawat Masa Lalu
Menepuk Kayu, Merawat Masa Lalu
Menepuk Kayu, Merawat Masa Lalu
Menepuk Kayu, Merawat Masa Lalu
Menepuk Kayu, Merawat Masa Lalu