Rahmad Buka Suara Soal Penjemputan Prof Subur oleh BIN

Foto

Rahmad Buka Suara Soal Penjemputan Prof Subur oleh BIN

Grandyos Zafna - detikNews
Senin, 21 Okt 2013 09:04 WIB

Jakarta - Loyalis Anas Urbaningrum yang juga anggota Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), Muhammad Rahmad, bicara soal kabar penjemputan Prof Subur Budhisantoso oleh Badan Intelijen Negara. Meski membuat heboh, Rahmad menolak meminta maaf.

Muhammad Rahmad (kiri) didampingi Sri Mulyono menggelar jumpa pers terkait kabar penjemputan Prof Subur Budisantoso di Rumah Pergerakan PPI yang juga kediaman Anas Urbaningrum di Duren Sawit, Jaktim, Minggu (20/10/2013).
Muhammad Rahmad menolak meminta maaf soal perkataannya terkait Prof Subur Budhisantoso (SBS) oleh staf BIN.
Muhammad Rahmad menjelaskan dirinya mendapat kabar Prof SBS dijemput staf BIN oleh Sri Mulyono yang bertugas mengantar jemput bekas Ketum demokrat itu ke lokasi diskusi. Kabar penjemputan kata Rahmad mengutip keterangan Sri berasal dari ajudan Prof SBS.

    Muhammad Rahmad menolak meminta maaf soal perkataannya terkait Prof Subur Budhisantoso (SBS) oleh staf BIN. Dia malah merasa tersanjung keterangannya ditanggapi serius oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Loyalis Anas Urbaningrum yang menebar informasi Prof Subur Budhisantoso dijemput BIN merasa tak bersalah dan menolak minta maaf. Namun justru anggota ormas PPI Sri Mulyono yang minta maaf.
Rahmad Buka Suara Soal Penjemputan Prof Subur oleh BIN
Rahmad Buka Suara Soal Penjemputan Prof Subur oleh BIN
Rahmad Buka Suara Soal Penjemputan Prof Subur oleh BIN
Rahmad Buka Suara Soal Penjemputan Prof Subur oleh BIN
Rahmad Buka Suara Soal Penjemputan Prof Subur oleh BIN


Berita Terkait