Jakarta - Loyalis Anas Urbaningrum yang juga anggota Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), Muhammad Rahmad, bicara soal kabar penjemputan Prof Subur Budhisantoso oleh Badan Intelijen Negara. Meski membuat heboh, Rahmad menolak meminta maaf.
Foto
Rahmad Buka Suara Soal Penjemputan Prof Subur oleh BIN
Senin, 21 Okt 2013 09:04 WIB
Muhammad Rahmad menolak meminta maaf soal perkataannya terkait Prof Subur Budhisantoso (SBS) oleh staf BIN. Dia malah merasa tersanjung keterangannya ditanggapi serius oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.











































