Demo Warnai Sidang Pembunuhan Pengamen di Cipulir

Foto

Demo Warnai Sidang Pembunuhan Pengamen di Cipulir

- detikNews
Kamis, 19 Sep 2013 16:16 WIB

- Sidang kasus pembunuhan Dicky Maulana, pengamen di Cipulir, Jakarta Selatan, diwarnai unjuk rasa, Kamis (19/9/2013). Puluhan pengamen berdemonstrasi di depan Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menuntut agar 6 terdakwa pembunuh Dicky dibebaskan.

Para anak jalanan dengan rentang umur 15 hingga 23 tahun ini membentangkan kertas karton bertuliskan "bebaskan teman kami" dan "mana keadilan terhadap teman kami?"
Sidang dengan agenda putusan sela dan pembacaan dakwaan terhadap enam orang tersangka pembunuhan terhadap Dicky Maulana akan dilaksanakan secara terpisah, karena 4 dari 6 orang terdakwa merupakan anaka di bawah umur.
Dalam kasus ini, enam terdakwa yang terdiri dari 2 pria remaja dan 4 bocah di bawah umur diciduk Sub Direktorat Jatanras Kriminal Umum Polda Metro Jaya, dengan sangkaan pembunuhan pengamen Dicky di Cipulir, Jakarta Selatan, Minggu 30 Juni lalu.
Keenam terdakwa yang diketahui sebagai 'anak punk' itu masing-masing berinisial NP alias BS (23), AS alias A (18), BF alias P (17), FP alias F (16), APS alias UC (14), dan FP alias F (13). Mereka semua juga berprofesi sebagai pengamen.
Motif pembunuhan karena mereka merasa wilayah untuk mencari rezeki mereka direbut oleh Dicky si korban.
Massa berdemo meminta para terdakwa dibebaskan.
Demo Warnai Sidang Pembunuhan Pengamen di Cipulir
Demo Warnai Sidang Pembunuhan Pengamen di Cipulir
Demo Warnai Sidang Pembunuhan Pengamen di Cipulir
Demo Warnai Sidang Pembunuhan Pengamen di Cipulir
Demo Warnai Sidang Pembunuhan Pengamen di Cipulir
Demo Warnai Sidang Pembunuhan Pengamen di Cipulir


Berita Terkait