Tortor dan Sigale-gale Daya Pikat Samosir

Foto

Tortor dan Sigale-gale Daya Pikat Samosir

Dikhy Sasra - detikNews
Kamis, 05 Sep 2013 14:10 WIB

Jakarta - Bertandang ke Samosir jagan lewatkan mengunjungi Museum Huta Bolon Simanindo dan menyasikkan  pertunjukan tari tortor dan sigale-gale yang dahulu kala ditampilkan untuk meringankan hati sang raja yang kehilangan putra pewaris tunggal yang meninggal karena sakit.

Tarian Sigale - gale ditampilkan untuk mengenang sang putra raja, Sigale - gale sendiri terbuat dari patung kayu, konon diukir menyerupai putera raja.
Tari tortor sendiri dahulu kala di pentaskan untuk meminta hujan, kematian, panen raya serta pesta muda-mudi.
Museum Huta Bolon Simanindo merupakan rumah adat warisan Raja Sidauruk. Sejak 1969 bangunan ini dijadikan museum terbuka. Museum ini terdiri atas sejumlah rumah adat dengan Huta Bolon Simanindo sebagai master piece-nya.

    Tarian Sigale - gale ditampilkan untuk mengenang sang putra raja, Sigale - gale sendiri terbuat dari patung kayu, konon diukir menyerupai putera raja. Untuk melepaskan kerinduannya saudara perempuannya menari dengan sigale - gale.

Bagi  yang menjelajahi Samosir, pulau yang berada di tengah Danau Toba, tentu amatlah sayang apabila tidak menyaksikan pertunjukan tari tortor dan sigale-gale.
Diakhir pertunjukan Sigale - gale, pengunjung akan diajak untuk memberikan donasi secara sukarela. Horas...horas...horas dipenghujung tarian sapaan khas Batak pun diteriakan dan diikuti oleh pengunjung.
Tortor dan Sigale-gale Daya Pikat Samosir
Tortor dan Sigale-gale Daya Pikat Samosir
Tortor dan Sigale-gale Daya Pikat Samosir
Tortor dan Sigale-gale Daya Pikat Samosir
Tortor dan Sigale-gale Daya Pikat Samosir
Tortor dan Sigale-gale Daya Pikat Samosir


Berita Terkait