Danau Toba Dirusak, Kalpataru Dikembalikan

Foto

Danau Toba Dirusak, Kalpataru Dikembalikan

- detikNews
Selasa, 03 Sep 2013 13:36 WIB

- Pegiat lingkungan dari Sumatera Utara mengembalikan piala Kalpataru ke Istana Negara, Selasa (3/9/2013). Aksi ini sebagai bentuk protes dan kekecewaan atas kerusakan lingkungan yang terjadi di kawasan hutan Danau Toba.

Mereka yang mengembalikan penghargaan itu, masing-masing Marandus Sirait, Hasoloan Manik, dan Wimar Simanjorang.
Tiga pahlawan lingkungan di Sumatera Utara (Sumut) mengembalikan berbagai penghargaan yang mereka peroleh sebagai bentruk protes kerusakan lingkungan di Danau Toba.
Penghargaan yang dikembalikan itu antara lain dua Kalpataru, yang diperoleh Marandus Sirait untuk kategori Perintis Lingkungan pada tahun 2005 dan yang diperoleh Hasoloan Manik selaku Ketua Lembaga Peduli Lingkungan Hidup Indonesia (Pilihi) dalam kategori penyelamat lingkungan pada tahun 2010. Sementara Wilmar E Simanjorang mengembalikan Danau Toba Award yang diterimanya pada tahun 2011.
Pemulangan pernghargaan ini merupakan bentuk keprihatinan mereka karena tidak adanya upaya pemerintah mengatasi kerusakan lingkungan di sekitar Danau Toba.
Menurut mereka, hutan yang dirusak semakin lebar, dan sehingga mengancam kelestarian danau itu dan mengancam keberadaan masyarakat di sekitarnya.
Danau Toba Dirusak, Kalpataru Dikembalikan
Danau Toba Dirusak, Kalpataru Dikembalikan
Danau Toba Dirusak, Kalpataru Dikembalikan
Danau Toba Dirusak, Kalpataru Dikembalikan
Danau Toba Dirusak, Kalpataru Dikembalikan


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini