Berita Negatif Bikin Pemilih Bimbang

Foto

Berita Negatif Bikin Pemilih Bimbang

Ari Saputra - detikNews
Jumat, 17 Mei 2013 13:41 WIB

- Berbagai kasus korupsi yang dilakukan petinggi partai dan menjadi menu berita sehari-hari mendorong para pemilih di partai tersebut bimbang dan memutuskan pindah partai. Hal tersebut merupakan salh satu temuan hasil survei yang dilakukan Media Survei Nasional (Median) dan dipaparkan di Jakarta, Jumat (17/5/2013).

Direktur Eksekutif Median Rico Marbun memaparkan hasil survei 'Migrasi Pemilih'. Temuan surveinya menyebut kasus-kasus korupsi sangat berpengaruh kepada loyalitas simpatisan dan kader. Loyalitas pemilih PKS merupakan pemilih paling setia (70,07 persen), disusul PDIP  (59,51 persen) dan Gerindra (57,01 persen).
Survei juga menempatkan pemilih Partai Demokrat pada tahun 2009 berpotensi paling besar untuk pindah partai pada Pemilu 2014. Tingkat migrasi di tubuh PD mencapai lebih dari 50 persen.
Survei dilakukan sepanjang 28 April hingga 6 Mei 2013. Terdapat 1.600 responden, metode multistage random sampling dengan margin error 2,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Survei juga mencoba meraba popularitas para tokoh nasional. Hasilnya, Jokowi paling populer (95 persen), disusul Jusuf Kalla (91,8 persen), Megawati (91,3 persen), Aburizal Bakrie (82,6 persen) dan Prabowo (78,7 persen).
Pemberitaan negatif mengenai partai politik dan elite partai seperti kasus korupsi mendorong para pemilih di partai tersebut bimbang dan memutuskan pindah partai. Hal tersebut merupakan salh satu temuan hasil survei yang dilakukan Media Survei Nasional (Median).
Berita Negatif Bikin Pemilih Bimbang
Berita Negatif Bikin Pemilih Bimbang
Berita Negatif Bikin Pemilih Bimbang
Berita Negatif Bikin Pemilih Bimbang
Berita Negatif Bikin Pemilih Bimbang


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini