Romantisme Keraton Dalam Sendra Tari Legong

Foto

Romantisme Keraton Dalam Sendra Tari Legong

Andi Saputra - detikNews
Rabu, 12 Des 2012 19:36 WIB

- Selama 90 menit, wisawatan diajak mengenang romantisme keraton dengan menyaksikan Tari Legong di Ubud, Bali.  Tari ini telah berkembang sejak ratusan tahun silam.

Kata Legong menurut Babad Bali berasal dari kata "leg" yang artinya luwes atau elastis dan kemudian diartikan sebagai gerakan lemah gemulai (tari). Selanjutnya kata tersebut di atas dikombinasikan dengan kata "gong" yang artinya gamelan, sehingga menjadi "Legong" yang mengandung arti gerakan yang sangat terikat (terutama aksentuasinya) oleh gamelan yang mengiringinya. Sebutan Legong Kraton adalah merupakan perkembangannya kemudian.
Penari Legong sangat kuat dipermainan bola mata dan gerakan ritmis tangan.
Legong yang memakai topeng dinamakan Sanghyang Legong atau Topeng Legong.
Adakalanya tarian ini dibawakan oleh dua orang gadis atau lebih dengan menampilkan tokoh Condong sebagai pembukaan dimulainya tari Legong ini, tetapi ada kalanya pula tari Legong ini dibawakan satu atau dua pasang penari.
Romantisme Keraton Dalam Sendra Tari Legong
Romantisme Keraton Dalam Sendra Tari Legong
Romantisme Keraton Dalam Sendra Tari Legong
Romantisme Keraton Dalam Sendra Tari Legong


Berita Terkait