AfD Menang di Pemilu Mecklenburg-Vorpommern, Kanselir Jerman: Ini Bencana!

AfD Menang di Pemilu Mecklenburg-Vorpommern, Kanselir Jerman: Ini Bencana!

Deutsche Welle (DW) - detikNews
Senin, 21 Sep 2026 12:48 WIB
Kanselir Jerman Friedrich Merz menyebut hasil dua pemilu negara bagian itu sebagai bencana (Christian Mang/REUTERS)
Kanselir Jerman Friedrich Merz menyebut hasil dua pemilu negara bagian itu sebagai
Berlin -

Partai sayap kanan Alternative für Deutschland (AfD) memenangkan pemilu negara bagian Mecklenburg-Vorpommern. Sebaliknya, Christian Democratic Union (CDU), partai Kanselir Friedrich Merz, gagal mendapatkan kursi di parlemen negara bagian.

Mecklenburg-Vorpommern merupakan salah satu dari 16 negara bagian di Jerman. Dalam pemilu ini, warga memilih anggota parlemen negara bagian yang nantinya menentukan pemerintahan di wilayah tersebut.

Berdasarkan hasil sementara yang diumumkan komisi pemilu pada Senin (21/09) dini hari waktu setempat, AfD meraih 38,2% suara, disusul Social Democratic Party (SPD) yang dipimpin Perdana Menteri Mecklenburg-Vorpommern Manuela Schwesig dengan 35,5% suara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Partai Kiri (Die Linke) yang berhaluan sosialis meraih 6,5%, sementara Partai Hijau yang berfokus pada isu lingkungan memperoleh 5,7%. Kedua partai tersebut menjadi satu-satunya partai lain yang berhasil masuk ke parlemen negara bagian.

CDU hanya meraih 4,9% suara dan gagal mendapatkan kursi. Partai populis Sahra Wagenknecht Alliance (BSW), yang memadukan kebijakan ekonomi berhaluan kiri, sikap konservatif dalam isu migrasi, serta kebijakan luar negeri yang cenderung pro-Rusia, juga gagal masuk parlemen dengan perolehan 4,8% suara.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Free Democratic Party (FDP) yang berorientasi pada dunia usaha hanya meraih 1,0% suara dan gagal kembali ke parlemen negara bagian.

Dengan hasil tersebut, AfD akan memiliki 32 kursi, sementara SPD memperoleh 29 kursi. Partai Kiri dan Partai Hijau masing-masing mendapatkan lima kursi.

Koalisi sebelumnya antara SPD dan Partai Kiri tidak lagi memiliki mayoritas. Namun, koalisi tiga partai yang melibatkan Partai Hijau akan memiliki mayoritas. Ketiga partai tersebut menegaskan bahwa mereka tidak akan membentuk koalisi dengan AfD.

AfD menang, tetapi belum punya jalan untuk bentuk pemerintahan

Sebelum hasil resmi sementara keluar, AfD sudah menyambut hasil exit poll sebagai mandat untuk memimpin pemerintahan Mecklenburg-Vorpommern.

Bahkan sebelum hasil exit poll pertama diumumkan, salah satu Ketua AfD, Tino Chrupalla, mengatakan kepada stasiun televisi publik ARD, "Kami jelas mendapat mandat untuk memerintah di sini."

Ia mengatakan AfD akan menawarkan pembicaraan koalisi kepada semua partai lain. Namun, peluang itu tertutup setelah SPD, Partai Kiri, dan Partai Hijau menegaskan tidak akan berkoalisi dengan AfD.

Chrupalla juga mengatakan ia berharap Kanselir Friedrich Merz mengundurkan diri setelah hasil pemilu tersebut.

"Itu benar-benar akan menjadi kelegaan bagi negara ini," katanya.

Merz sebut hasil di Mecklenburg-Vorpommern sebagai 'bencana'

Merz kemudian mengakui kekalahan CDU di Mecklenburg-Vorpommern sebagai pukulan berat. Partainya juga mengalami kemunduran dalam pemilu yang berlangsung di Berlin.

"Hasil di Mecklenburg-Vorpommern tidak bisa ditutup-tutupi. Ini sebuah bencana," kata Merz dalam sebuah pernyataan.

Merz mengaitkan hasil tersebut dengan persoalan ekonomi Jerman dan perpecahan yang semakin dalam di masyarakat. Namun, menurutnya, solusinya bukan dengan kembali ke masa lalu.

"Jawabannya tidak bisa dengan kembali ke masa lalu yang dianggap lebih baik," katanya.

"Jawabannya juga bukan dengan terus-menerus menjelek-jelekkan semua hal yang sebenarnya baik."

Menurut Merz, Jerman harus mempersiapkan diri menghadapi masa depan melalui reformasi.

"Jawabannya adalah membuat negara kita siap menghadapi masa depan," kata Merz kepada wartawan. "Reformasi harus dilakukan."

"Jerman mampu melakukan reformasi."

Merz menyebut reformasi tersebut sebagai "penawar terhadap racun otoritarianisme", yang tampaknya merujuk pada AfD.

"Kami mengambil tanggung jawab ini. Saya mengambil tanggung jawab ini karena saya ingin membawa negara kita maju," tambah Merz.

Partai Kiri rayakan kemenangan di Berlin

Sementara AfD menjadi partai terkuat di Mecklenburg-Vorpommern, hasil pemilu di Berlin menunjukkan arah yang berbeda. Partai Kiri berada di posisi teratas berdasarkan exit poll.

Para pendukung partai sosialis itu bersorak dan menyalakan konfeti dalam acara malam pemilu setelah hasil tersebut diumumkan.

Kandidat utama Partai Kiri, Elif Eralp, mengatakan, "Mulai hari ini, kita akan mengubah Berlin bersama-sama."

Ia berterima kasih kepada anggota partainya atas dukungan mereka dan kepada para pemilih yang telah memberikan suara. Menurut Eralp, hasil pemilu menunjukkan bahwa warga menginginkan, "Berlin yang lebih baik dan lebih terjangkau."

"Di kota kita, cinta dan keadilan telah menang atas kebencian," lanjut Eralp. "Hari ini kita semua telah menunjukkan hal itu bersama-sama, dan pesan ini akan disampaikan ke seluruh dunia."

Eralp mengatakan salah satu fokus utamanya setelah pemilu adalah menyediakan hunian yang lebih terjangkau bagi warga Berlin.

Laporan ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris

Diadaptasi oleh Rivi Satrianegara

Editor: Hani Anggraini

Simak juga Video 'UEA Jalin Kerja Sama dengan Jerman Senilai Rp 194 Triliun':

(nvc/nvc)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini