Rusia-Korut Resmikan Jembatan Jalan Pertama, Perkuat Koneksi Strategis

Rusia-Korut Resmikan Jembatan Jalan Pertama, Perkuat Koneksi Strategis

Deutsche Welle (DW) - detikNews
Selasa, 08 Sep 2026 13:49 WIB
Rusia-Korut Resmikan Jembatan Jalan Pertama, Perkuat Koneksi Strategis
Jakarta -

Rusia dan Korea Utara meresmikan jembatan jalan pertama yang menghubungkan kedua negara pada Senin (07/09), seiring Moskow dan Pyongyang semakin mempererat kemitraan strategis mereka.

Jembatan itu membentang di atas Sungai Tumen dan menandai perluasan koneksi transportasi antara kedua negara.

Di mana letaknya?

Jembatan jalan ini terletak di dekat Jembatan Persahabatan yang sudah ada sebelumnya, sebuah jembatan kereta api yang diresmikan pada 1959 setelah Perang Korea.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rusia dan Korea Utara sudah memiliki koneksi kereta api dan udara langsung, tapi hingga kini belum pernah ada jembatan jalan yang menghubungkan keduanya.

Jembatan baru ini dinamai Yakov Novichenko, seorang perwira Tentara Merah Soviet yang dipercaya telah menyelamatkan nyawa pendiri Korea Utara, Kim Il Sung. Kerabat Novichenko hadir dalam upacara peresmian.

ADVERTISEMENT

Pembangunan dimulai pada April 2025 setelah proyek ini disepakati saat kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Korea Utara pada 2024.

Mengapa diresmikan sekarang?

Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin mengatakan jembatan baru ini seharusnya mendorong pembangunan ekonomi, pariwisata, dan lapangan kerja.

"Saya yakin bahwa perluasan infrastruktur transportasi lintas batas akan memberikan dorongan kuat bagi pengembangan lebih lanjut kerja sama perdagangan, ekonomi, ilmu pengetahuan, teknologi, dan budaya," kata Mishustin dalam sambutan video di upacara peresmian, sebagaimana dikutip kantor berita TASS.

Hubungan antara Moskow dan Pyongyang menguat secara signifikan sejak Rusia melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada 2022.

Korea Utara mengirimkan ribuan tentara ke wilayah Kursk, Rusia, untuk membantu pasukan Rusia menangkis serangan Ukraina yang dilancarkan pada 2024.

Artikel ini pertama kali ditulis dalam bahasa Inggris

Diadaptasi oleh Fika Ramadhani

Editor: Prihardani Purba

Simak juga Video 'Trump: Kim Jong Un Tak Suka Biden-Obama, Tapi Dia Suka Saya':

(ita/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini