Jutaan Wisatawan Sambut Gerhana Matahari di Eropa

Jutaan Wisatawan Sambut Gerhana Matahari di Eropa

Deutsche Welle (DW) - detikNews
Rabu, 12 Agu 2026 17:10 WIB
Jutaan Wisatawan Sambut Gerhana Matahari di Eropa
Jakarta -

Jutaan orang di Spanyol dan Islandia bersiap menyaksikan gerhana matahari total pada Rabu (12/8) sore waktu setempat. Berbekal kacamata pelindung, mereka membanjiri wilayah-wilayah yang menjadi jalur gerhana agar dapat menyaksikan fenomena langka itu secara utuh.

Antusiasme serupa juga diamati di selatan Jerman, di mana hingga 90 persen piringan Matahari akan tertutup oleh Bulan menjelang Matahari terbenam. Layanan Cuaca Jerman (DWD), mengatakan pada Senin (10/8) bahwa sistem tekanan tinggi diperkirakan membuat langit cerah di sebagian besar wilayah Jerman saat fenomena langka tersebut berlangsung. "Dari sisi cuaca, kondisinya justru sempurna," ujarnya.

Ketertarikan manusia terhadap gerhana telah tercatat sejak lama. Dalam sejarah, langit yang tiba-tiba menggelap kerap ditafsirkan sebagai pertanda buruk, pertarungan kosmis, atau tanda kekuasaan ilahi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kini para pengamat langit mencari pengalaman serupaβ€”sensasi ganjil ketika siang seketika berubah menjadi senja dan sebagian hewan mendadak diam, saat Bulan melintas tepat di antara Bumi dan Matahari.

"Saya berharap malam ini akan melahirkan generasi astrofisikawan yang luar biasa," kata Juan Cruz, Sekretaris Negara Spanyol untuk Sains. "Ini momen yang sangat istimewa."

Otoritas memperkirakan hingga 6 juta wisatawan akan mendatangi wilayah yang sebagian besar merupakan daerah pedesaan di sepanjang jalur gerhana, dari utara daratan hingga Kepulauan Balearic, kata Cruz.

Gerhana tahun ini bertepatan dengan salah satu periode paling rawan kebakaran hutan. Spanyol karena itu mengerahkan operasi kepolisian besar-besaran dan kampanye keselamatan publik.

Pemerintah juga melihat momentum ini sebagai kesempatan untuk memperkenalkan daerah-daerah yang jarang dikunjungi wisatawan. Langkah tersebut sekaligus diharapkan dapat meredakan persoalan overtourism di kawasan pesisir dengan mengalihkan kerumunan dari resor-resor pantai yang sudah terlalu padat.

Semenanjung Iberia terakhir kali mengalami gerhana matahari total pada 1912. Gerhana serupa akan kembali terjadi pada 2 Agustus 2027, disusul gerhana cincin pada Januari 2028. Ketiganya melengkapi apa yang disebut sebagai "Trio Gerhana Iberia".

Demam gerhana di Islandia

Di ibu kota Reykjavik, kacamata gerhana dikabarkan sudah ludes terjual sejak beberapa hari lalu. Negara Nordik berpenduduk sekitar 400 ribu jiwa itu bersiap menyambut hingga 80 ribu wisatawan.

Jalur sempit yang mengalami fase total gerhana akan mencapai pesisir paling barat Islandia sekitar pukul 17.44 waktu setempat, sebelum bayangan Bulan melesat ke arah timur.

Fase total akan berlangsung hingga 2 menit 13 detik di wilayah paling barat. Namun, sebagian besar kota hanya akan mengalami kegelapan dalam waktu lebih singkat. Otoritas memperingatkan kemungkinan kemacetan dan meminta para penonton datang lebih awal.

Penyanyi Bjrk dijadwalkan tampil sebagai DJ dalam acara bertema gerhana di selatan Reykjavik.

Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, berencana menerbangkan pesawat WB-57 berketinggian tinggi dari Islandia untuk mengikuti bayangan Bulan. Tim yang didanai NASA juga akan menerbangkan balon guna mempelajari bagaimana kegelapan dan penurunan suhu yang terjadi secara mendadak mempengaruhi atmosfer lapisan bawah.

"Wah, ini keren sekali," kata Krista Kern, wisatawan asal North Carolina. Ia menggambarkan pengalamannya menyaksikan fase total sebagai "sensasi yang terasa di seluruh tubuh". Namun, dia mengaku cemas dengan cuaca Islandia.

Memburu Bayangan

Selain pengamat biasa, fenomena ini juga menarik para "pemburu gerhana"β€”penggemar yang rela melintasi berbagai penjuru dunia demi berada tepat di jalur totalitas setiap kali gerhana terjadi.

Gordon Telepun, pensiunan ahli bedah plastik sekaligus astronom amatir asal Amerika Serikat yang telah memotret enam gerhana total, memilih Pulau Mallorca sebagai tempat pengamatan. Menurut dia, Spanyol memenuhi hampir semua syarat yang dicari para pemburu gerhana.

"Cuacanya pada Agustus cukup menjanjikan, durasi totalitasnya lumayan, lebih dari satu setengah menit, dan tempat ini mudah dijangkau," ujarnya.

Editor: Ayu Purwaningsih

Tonton juga Video: Gerhana Matahari Total Pekan Depan Bisa Dilihat dari Mana Saja?

(ita/ita)


Berita Terkait