Trump Tak Pakai Kekuatan, tapi Klaim Mampu Amankan Greenland

Trump Tak Pakai Kekuatan, tapi Klaim Mampu Amankan Greenland

Deutsche Welle (DW) - detikNews
Kamis, 22 Jan 2026 16:42 WIB
Trump Tak Pakai Kekuatan, tapi Klaim Mampu Amankan Greenland
Presiden AS Donald Trump melontarkan kritik keras terhadap Denmark, dengan menuduh negara itu gagal memenuhi komitmen lama untuk memperkuat pertahanan Greenland (Jonathan Ernst/REUTERS)
Davos -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan tidak akan menggunakan kekuatan militer dalam upayanya menguasai Greenland, tetapi tetap bersikeras bahwa "Tidak ada negara atau persatuan negara-negara mana pun yang mampu mengamankan Greenland selain Amerika Serikat."

Pernyataan itu disampaikan Trump dalam pidatonya di World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, pada Rabu (21/01), di tengah meningkatnya ketegangan transatlantik antara AS dan Eropa.

"Banyak orang mengira saya akan menggunakan kekuatan, tetapi saya tidak perlu dan tidak akan melakukannya," kata Trump. Ia menambahkan, "Greenland sangat penting bagi keamanan Amerika Serikat dan dunia."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, ia menegaskan niatnya untuk segera membuka kembali negosiasi dengan Denmark terkait akuisisi Greenland, yang dia sebut sebagai kebutuhan strategis bagi keamanan nasional dan internasional AS.

Pernyataan Trump picu kekhawatiran sekutu Eropa

Trump meremehkan sensitivitas isu tersebut dengan menyebut Greenland sebagai "sebidang es" dan menegaskan bahwa langkah itu tidak akan mengancam aliansi NATO. Namun, pernyataannya justru memicu kekhawatiran di kalangan sekutu Eropa. Para pemimpin NATO dan Uni Eropa (UE) memperingatkan bahwa ambisi Trump dapat mengguncang stabilitas aliansi pertahanan Barat.

ADVERTISEMENT

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyebut ancaman tarif AS terhadap delapan negara Eropa yang mendukung Denmark, sebagai "kesalahan besar". Sementara, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan UE siap melakukan pembalasan ekonomi.

Presiden Dewan Eropa Antonio Costa bahkan menyerukan pertemuan darurat para pemimpin UE untuk membahas ancaman tersebut, menegaskan bahwa masa depan Greenland hanya dapat ditentukan oleh Denmark dan rakyat Greenland sendiri.

Trump juga melontarkan kritik keras terhadap Denmark, menuduh sekutu NATO itu gagal memenuhi komitmen lama untuk memperkuat pertahanan Greenland. Trump mengklaim Denmark hanya merealisasikan sebagian kecil dari janji anggaran pertahanan yang dibuat pada 2019.

Pemerintah Denmark mengakui implementasi berjalan lambat, tetapi baru-baru ini meluncurkan rencana pertahanan baru senilai sekitar 2 miliar dolar AS (Rp 33,6 triliun), termasuk pengadaan kapal, drone jarak jauh, dan kapasitas satelit tambahan.

Di Davos, Trump juga menyerang sekutu lain. Dia menyindir Kanada dan mengatakan negara itu "hidup berkat Amerika Serikat", serta mengulang klaim keliru bahwa pemilu AS tahun 2020 dicurangi. Selain itu, dia kembali mempromosikan bahan bakar fosil dan energi nuklir, sambil mengecam energi angin dan kebijakan iklim Eropa.

"America First" Trump yang picu perdebatan global

Ketegangan ini terasa sangat personal bagi sebagian warga Denmark, terutama para veteran yang pernah bertempur bersama pasukan AS di Afghanistan dan Irak. Sejumlah veteran menyatakan merasa dikhianati oleh retorika Trump, mengingat Denmark merupakan salah satu sekutu NATO dengan korban terbesar per kapita dalam misi militer AS pascainsiden 9/11.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengambil nada lebih moderat. Dia memuji Trump karena dinilai telah mendorong negara-negara Eropa meningkatkan belanja pertahanan, tetapi mengingatkan agar fokus utama aliansi tetap pada ancaman Rusia di Ukraina, bukan perselisihan soal Greenland.

Pidato Trump di Davos menjadi salah satu sorotan utama forum tahun ini, menegaskan kembali pendekatan "America First" yang tidak hanya memicu perdebatan ekonomi global, tetapi juga mempertanyakan masa depan hubungan AS dengan sekutu tradisionalnya di Eropa.

Editor: Rizki Nugraha

Simak juga Video: Trump Bertemu NATO, Sebut Telah Ada Kesepakatan soal Greenland

(nvc/nvc)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads