Jerman Kirim Rudal Pertahanan Udara Patriot ke Polandia

ADVERTISEMENT

Jerman Kirim Rudal Pertahanan Udara Patriot ke Polandia

Deutsche Welle (DW) - detikNews
Selasa, 22 Nov 2022 17:13 WIB
Jakarta -

Setelah Polandia minggu yang lalu terkena rudal yang menewaskan dua orang di perbatasan ke Ukraina, Jerman menyatakan akan mengirim sistem pertahanan udara Patriot. Dalam seminggu terakhir, Rusia menghujani Ukraina dengan serangan roket ke kota-kota dan desa, terutama menyasar instalasi energi, jaringan listrik dan instalasi air.

"Polandia adalah sahabat kami, aliansi kami, dan sebagai tetangga Ukraina sangat terekspos", kata Menteri Pertahanan Jerman Christine Lambrecht di Berlin. Selain sistem rudal Patriot, Jerman juga menawarkan pengawasan dengan pesawat tempur Eurofighter.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Polandia Olish Mariusz Blaszczak menyatakan, dengan "sangat senang" menyambut baik tawaran Jerman untuk membantu Polandia dalam meningkatkan pertahanan udaranya.

Dua warga Polandia tewas dalam insiden rudal

Hari Selasa lalu (15/11) sebuah rudal menghantam desa Przewodów di Polandia, hanya 6 kilometer dari perbatasan dengan Ukraina. Dua warga sipil tewas dalam insiden itu.

NATO menyatakan, rudal itu kemungkinan adalah rudal anti-pesawat Ukraina yang digunakan untuk mempertahankan diri dari serangan oleh militer Rusia, namun mendarat di Polandia. Insiden rudal itu menunjukkan bahwa Barat perlu meningkatkan kualitas pertahanan udaranya, kata Christine Lambrecht, terutama negara-negara yang berbatasan dengan Rusia dan Ukraina.

Selanjutnya Menteri Pertahanan Jerman mengatakan: "Bersama dengan kolega saya dari Polandia Mariusz Blaszczak kami menyepakati untuk mengirim sistem pertahanan rudal Patriot ke Polandia dan membantu pengamanan ruang udara Polandia dengan Eurofighter." katanya. Rincian bantuan itu akan dibahas oleh tim ahli dari kedua negara.

Jerman sudah kirim Patriot ke Slovakia

Sistem pertahanan udara Patriot dirancang untuk mempertahankan diri dari serangan jet tempur dan rudal balistik. Sistem itu dilengkapi dengan beberapa unit radar, yang meneruskan data-data pemantauan ke rudal Patriot untuk menghancurkan pesawat atau roket yang datang menyerang di udara.

Jerman sebelumnya juga telah mengirim sistem Patriot ke Slovakia. Pemerintah di Berlin berharap untuk menempatkan alat utama sistem pertahanan itu lebih lama dari yang direncanakan saat ini. "Sistem pertahanan udara itu harus tetap berada di Slovakia sampai akhir tahun 2023 dan bahkan berpotensi diperbantukan lebih lama lagi", kata Menhan Christine Lambrecht kepada harian Rheinische Post.

"Ini adalah tanggung jawab kami sepenuhnya, bahwa NATO tidak ikut serta dalam krisis ini," sambil memperkuat pertahanan udaranya, pungkasnya.

hp/as (dpa, afp, ap)

(ita/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT