Kongres AS: Trump Terlibat dalam 'Konspirasi Kriminal' Serangan Capitol

Deutsche Welle (DW) - detikNews
Kamis, 03 Mar 2022 18:58 WIB
Jakarta -

Sebuah komite di Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat yang ditugaskan untuk menyelidiki serangan Capitol, mengatakan pada hari Rabu (02/03) bahwa mantan Presiden Donald Trump dan rekan-rekannya telah terlibat dalam "konspirasi kriminal" untuk menghentikan Kongres mengesahkan pemilihan presiden 2020. Keputusan itu juga mengungkap upaya Trump untuk menunda sertifikasi suara 2020 dengan "memanipulasi" hasil perolehan suara.

Klaim itu dibuat sebagai tanggapan atas gugatan oleh John Eastman, seorang pengacara dan penasihat Trump pada saat itu. Eastman berkonsultasi dengan Trump ketika dia berusaha untuk membatalkan pemilihan 2020.

Apa yang ada dalam dokumen Komite 6 Januari?

Dalam dokumen pengajuan sebanyak 221 halaman yang diajukan ke Pengadilan Distrik Pusat California, Komite 6 Januari menulis bahwa pihaknya "memiliki dasar itikad baik untuk menyimpulkan bahwa Presiden Trump dan anggota kampanyenya terlibat dalam konspirasi kriminal untuk mengelabui Amerika Serikat."

"Bukti mendukung kesimpulan bahwa Presiden Trump dan anggota kampanyenya tahu dia tidak memenangkan cukup suara pemilihan negara bagian yang sah untuk dinyatakan sebagai pemenang pemilihan Presiden 2020 selama Sidang Gabungan Kongres 6 Januari, tetapi Presiden tetap berusaha menggunakan Wakil Presiden untuk memanipulasi hasil yang menguntungkannya,'' kata pengarsipan.

Keputusan Komite 6 Januari adalah upaya paling formal yang sejauh ini dilakukan untuk membuktikan adanya keterlibatan Trump dengan konspirasi kriminal. Pengajuan yang telah dirilis merupakan usaha untuk menyangkal klaim Eastman tentang hak istimewa pengacara-klien dalam upayanya menahan dokumen dari Komite 6 Januari.

Mengapa pengajuan itu penting?

Departemen Kehakiman AS telah mendakwa ratusan orang dengan berbagai pelanggaran karena berpartisipasi dalam kerusuhan Capitol, meskipun belum memberikan indikasi apakah mereka berusaha untuk mendakwa Trump.

Dalam sebuah pernyataan, Perwakilan Demokrat Bennie Thompson dari Mississippi, mengatakan: "Komite terpilih tidak melakukan penyelidikan kriminal." Namun, pengajuan tersebut dapat menghadirkan informasi penting karena Departemen Kehakiman mempertimbangkan pilihannya.

Pengajuan tersebut juga mengungkap investigasi dengan banyak pembantu senior Trump, termasuk mantan Kepala Staf Wakil Presiden Mike Pence, Marc Short.

ha/yf (AP, Reuters)

Simak juga 'Serangan-serangan Biden ke Trump Diperingatan Setahun Penyerbuan Capitol':

[Gambas:Video 20detik]



(ita/ita)