Badai Ida Terjang Louisiana, Biden Janjikan Bantuan Tanpa Batas

Deutsche Welle (DW) - detikNews
Senin, 30 Agu 2021 18:49 WIB
Jakarta -

Badai Ida mendatangkan malapetaka di negara bagian Louisiana pada Minggu (29/08) sebagai badai kategori 4 yang berbahaya, menyebabkan kerusakan parah di wilayah Gulf Coast dan ribuan orang terpaksa hidup sementara tanpa aliran listrik.

Entergy New Orleans, utilitas listrik dan gas alam, melaporkan pemadaman listrik secara luas terjadi di seluruh wilayah New Orleans ketika Badai Ida menerjang.

Satu-satunya aliran listrik berasal dari generator, kata Kantor Keamanan Dalam Negeri dan Kesiapsiagaan Darurat dalam sebuah cuitan. "Gelombang badai dahsyat, angin ekstrem, dan banjir bandang terus berlanjut di bagian tenggara Louisiana," kata Pusat Badai Nasional yang berbasis di Miami. Badai itu membawa angin berkecepatan maksimum 209 kilometer per jam.

Kota New Orleans masuk dalam peringatan akan potensi terjadinya banjir bandang. Badai juga menyebabkan kerusakan pada bangunan di French Quarter yang bersejarah.

Pembawa acara NBC New Orleans, Christina Watkins, mencuitkan bahwa badai juga menerbangkan sebagian atap sebuah rumah sakit di kota Galliano, Louisiana selatan. Kerusakan pada rumah sakit terjadi ketika negara bagian itu bergulat dengan lonjakan kasus virus corona, sehingga mempersulit otoritas kesehatan menangani para pasien COVID-19.

Situs pelacakan pemadaman listrik poweroutage.us menunjukkan lebih dari 700.000 orang di Lousiana hidup tanpa listrik dalam beberapa jam setelah badai melanda.

Biden berikan bantuan ke daerah-daerah terdampak parah

Presiden AS Joe Biden mengunjungi kantor pusat Badan Manajemen Darurat Federal di Washington DC pada Minggu (29/08), di mana ia menjanjikan bantuan untuk daerah-daerah yang terkena dampak parah Ida. Biden mengatakan dukungan federal di wilayah Pantai Teluk akan tetap diberikan selama dibutuhkan.

"Saya ingin memastikan bahwa kami siap untuk meningkatkan semua kapasitas respons, kemampuan yang harus kami hadapi apa pun yang terjadi selanjutnya," kata Biden saat bertemu dengan administrator FEMA Deanne Criswell. Presiden mengatakan mungkin diperlukan waktu berminggu-minggu untuk memulihkan listrik di beberapa daerah yang terkena dampak parah.

Gubernur Louisiana John Bel Edwards mencuitkan pada Minggu (29/08) bahwa "kondisi cuaca saat ini" di negara bagian itu "hanyalah awal dari yang akan datang," karena badai baru saja mendarat. Dia meminta penduduk Louisiana untuk tetap terlindung dan tetap berada di dalam rumah.

Selama konferensi pers, Edwards mengatakan responden pertama tidak akan dapat menjawab panggilan pencarian dan penyelamatan sampai Senin (30/08) pagi karena badai.

Badai Ida melanda pantai Louisiana, 16 tahun setelah Badai Katrina meluluhlantakkan New Orleans. Badai tersebut menewaskan lebih dari 1.800 orang dan menyebabkan kerusakan hingga jutaan dolar.

ha/hp (AFP, AP)

(ita/ita)