Disiksa di Penjara, Keluarga Desak Pemerintah Rusia Bebaskan Alexei Navalny

Deutsche Welle (DW) - detikNews
Jumat, 26 Mar 2021 17:57 WIB
Jakarta -

Salah satu pengacara politisi oposisi Rusia Alexei Navalny mengatakan pada hari Kamis (25/03) bahwa kliennya dilarang tidur oleh penjaga dan menganggap perlakuan di penjara sebagai tempat "penyiksaan."

Navalny menginformasikan kepada pengacaranya bahwa setiap malam dia dibangunkan sebanyak delapan kali oleh penjaga, memastikan bahwa dia masih berada di selnya. "Pada dasarnya saya disiksa dengan cara kurang tidur," kata Navalny dalam pengaduan resmi yang dikeluarkan oleh pengacaranya.

Istri Navalny, Yulia Navalnaya, mengatakan di media sosial pada hari Kamis (25/03) bahwa perlakuan yang diterima suaminya merupakan "balas dendam pribadi" atas kegiatan oposisi. Yulia menuntut agar Navalny segera dibebaskan untuk menjalani perawatan medis.

Setelah mengunjungi Navalny di penjara, pengacara Olga Mikhailova mengatakan kepada penyiar TV Rain Rusia bahwa kliennya menderita masalah kesehatan dan mengalami sakit punggung selama berminggu-minggu.

Apa yang salah dengan kesehatan Navalny?

Mikhailova mengatakan otoritas penjara telah menolak permintaan Navalny untuk menghadirkan seorang dokter sipil, seraya mengklaim bahwa pemimpin oposisi itu telah mendapatkan pengobatan yang tepat.

"Menurut pendapat saya, dia dalam kondisi kesehatan yang buruk karena mengalami sakit parah di punggung dan kaki kanannya," kata Olga Mikhailova kepada penyiar TV Rain Rusia.

"Salah satu kakinya praktis tidak berfungsi ... semua orang takut akan nyawa dan kesehatannya," katanya, seraya menambahkan bahwa Navalny telah menjalani pemindaian MRI, tetapi belum diberi tahu tentang hasilnya.

Namun, Dinas Penjara Federal Rusia (FSIN) mengatakan para dokter telah melakukan pemeriksaan dan mengklaim kesehatan Navalny "stabil dan memuaskan".

Mengapa Navalny berada di koloni hukuman?

Navalny ditahan sejak Januari lalu, setelah mendarat di Rusia dari Jerman. Dia dijatuhi hukuman 2,5 tahun penjara atas tuduhan penggelapan. Rekan-rekan Navalny mengatakan penahanannya adalah upaya untuk membungkam oposisi politik terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin.

Koloni hukuman tempat Navalny ditahan terkenal kejam dengan rezim yang ketat. Kelompok hak asasi di Rusia dan luar negeri, serta pemerintah Barat telah menyerukan pembebasannya.

Amerika Serikat dan Uni Eropa telah menjatuhkan sanksi kepada Rusia karena memenjarakan Navalny dan juga karena dugaan mengatur upaya peracunan pada tahun lalu, sebuah tuduhan yang dibantah Moskow.

ha/vlz (Reuters, AFP)

(ita/ita)