Arkeolog Temukan Situs Istana Kuno Aztek di Meksiko

Deutsche Welle (DW) - detikNews
Rabu, 15 Jul 2020 08:45 WIB
Jakarta -

Arkeolog Meksiko menemukan sisa istana Atzec kuno, yang kemudian menjadi rumah kediaman sang penakluk dari Spanyol, Hernan Cortes di bawah sebuah bangunan bersejarah di ibukota Meksiko City.

"Bekas istana Axayacatl dan rumah yang dibangun atas perintah Cortes ditemukan di Monte de Piedad, demikian dalam cuitan kementrian kebudayaan Meksiko.

Saat melakukan pekerjaan renovasi bangunan Nacional Monte de Piedad yang dibuat tahun 1755 dan sekarang jadi gedung pegadaian bersejarah di kawasan Central Plaza, Meksiko City, pada September tahun 2017 lalu para pekerja bangunan menemukan lantai dari batangan basalt yang tidak lazim di bawah bangunan.

Menurut para arkeolog, lantai tersebut merupakan area terbuka dari istana penguasa Aztec, Axayacatl, ayah dari Montezuma, salah serang penguasa terakhir kerajaan Atzek kuno yang berkuasa antara 1469 hingga 1481. "Mungkin semacam teras istana kuno Axayacatl", ujar pakar dari Mexico's National Institute of Anthropology and History (INAH)

Rumah sang "conquistador" dari Spanyol

Saat ekskavasi, para arkeolog juga menemukan bukti dari rumah Hernan Cortes, yang dibangun di atasnya setelah runtuhnya kerajaan Aztek. Para arkeolog melaporkan, lantai rumah kemungkinan menggunakan material daur ulang dar bekas bangunan istana Axayacatl. Istana ini seperti juga bangunan penting Aztek lainnya dihancurkan oleh "sang penakluk" dari Eropa.

Salah satu episode paling menentukan dalam penaklukan Meksiko-Tenochtitlan terjadi di dalam tembok istana kuno Axayacatl, seperti kematian raja Moctezuma Xocoyotzin sekitar tahun 1520.

Kementrian kebudayaan Meksiko menyebutkan, di dalam istana itu terjadi cekcok yang tidak diduga, yang menyebabkan rusaknya hubungan antara Meksiko dan Spanyol yang memicu konfrontasi terbuka.

Sang penakluk atau conquistador Cortes datang ke era modern Meksiko pada tahun 1518 dalam sebuah ekspedisi untuk mempersiapkan kawasan di dalamnya buat sebuah penjajahan brutal. Cortes dan pasukannya mengalahkan dan menghancurkan ibukota Aztek, Tenochtitlan, pada tahun 1521, membantai warga lokal dan menyebarkan penyakit mematikan yang tidak dikenal warga Aztek.

Ekspedisi Cortes menjadi kunci yang menentukan dari runtuhnya kerajaan Aztek
as/vlz (EFE, AFP)

(ita/ita)