Tenaga Medis Mulai Kewalahan, Warga Moskow Turun Tangan Hadapi Virus Corona

Deutsche Welle (DW) - detikNews
Selasa, 07 Apr 2020 06:35 WIB
Moskow -

Angka infeksi virus Corona di Rusia meningkat cepat. Tenaga kesehatan dilaporkan mulai kewalahan. Di ibukota Moskow, warga turun tangan menawarkan bantuan.

Namanya Anastasia Engelhardt, seorang perempuan Rusia di usia tiga puluhan. Dia sedang mengenakan sarung tangan putih, ketika kami menemuinya di gedung apartemen 52 tingkat yang terletak di bagian barat metropolitan Moskow, tepatnya di garasi mobil bawah tanah.

"Di sini masker dan sarung tangannya," kata Anastasia menunjuk pada kotak-kotak karton yang bertumpuk di samping mobilnya. Selain itu ada banyak alat pemasak air, peralatan makan sekali pakai, dan barang-barang lain yang siap dibagikan. "Ini semua akan habis hari ini", katanya sambil tersenyum. "Karena kami perlu tempat. Banyak tempat."

Telepon genggamnya berdering. „Alamat? Berapa banyak? Tidak, semuanya gratis," kata Anastasia. Tidak lama kemudian, ponselnya kembali berdering, hampir setiap dua menit. Yang menghubungi dia yayasan, organisasi, warga yang cemas, kaya atau miskin, dan sekarang terutama rumah sakit dan tempat praktek dokter.

"Saya juga mengkoordinasi bantuan untuk rumah sakit, yang menangani pasien corona. Bantuan ini terutama untuk para dokter. Mereka perlu masker pelindung dan sarung tangan, juga makanan dan minuman. Makanan cepat, tapi sehat."

"Seperti virus, tapi virus baik"

Anastasia memang mengerti soal alat-alat kesehatan, karena dia lahir dan dibesarkan di dalam keluarga dokter. Pekerjaannya sehari-hari memimpin sebuah perusahaan kecil yang bergerak di bidang perdagangan alat kesehatan. Ketika mendapat kabar tentang situasi kritis di banyak rumah sakit di Italia dan Spanyol, dia memutuskan terjun membantu tenaga medis di kotanya dalam menghadapi wabah corona.

Lewat Instagram dia lalu mencari orang-orang yang mau bekerjasama. Sekarang timnya terdiri dari tujuh orang relawan, yang menyalurkan barang-barang bantuan untuk para dokter. Banyak dokter yang sekarang bergabung dalam jaringan bantuan itu, karena berita tentang penyaluran bantuan dengan cepat tersebar di kota Moskow. „Ini seperti virus, tetapi virus yang baik", kata Anastasia sambil tersenyum.

Menurut data John Hopkins University, sampai Senin (6/4) di Rusia tercatat 6.343 kasus infeksi Covid-19, dengan 47 orang meninggal, dan angkanya terus meningkat dengan cepat. Di Moskow, pasien Covid-19 saat ini ditangani di delapan rumah sakit. Pemerintah kota sedang membangun satu rumah sakit baru untuk pasien corona dengan kapasitas 500 tempat tidur di perbatasan kota.

"Kita semua harus turun tangan!"

"Mereka sekarang perlu bantuan," kata Anastasia dan menelepon „Level Kitchen", perusahaan penyalur makanan segar. Dia langsung menghubungi Arthur Zelyony, pria berusia tigapuluhan yang memimpin perusahaan itu. "Berapa banyak dan ke mana?", tanya Arthur tanpa basa-basi.

"Level Kitchen" setiap hari melayani sampai 10.000 pesanan. "Semuanya segar dan sehat," kata Arthur. Sejak beberapa hari dia menyalurkan 650 porsi makanan untuk para dokter dan tenaga kesehatan di kota Moskow dan St. Petersburg, yang menangani pasien Covid-19. Makanan itu diberikan secara cuma-cuma dan diantar langsung oleh mobil perusahaan."

Saya tidak bisa diam saja dan menunggu sampai semua berlalu. Saya harus membantu. Kita semua sekarang harus berbuat sesuatu!" katanya. (hp/rn)

(ita/ita)