DetikNews
Jumat 21 September 2018, 09:46 WIB

Dubes AS di Berlin: Volkswagen (VW) Tarik Diri dari Iran

Deutsche Welle (DW) - detikNews
Dubes AS di Berlin: Volkswagen (VW) Tarik Diri dari Iran
Berlin - Duta Besar AS di Berlin Richard Grenell menyatakan, perusahaan Volkswagen (VW) akan menghentikan hampir semua kegiatan di Iran setelah ancaman sanksi dari pemerintahan Donald Trump.

Hingga kini, perusahaan Volkswagen (VW) yang berpusat di kota Wolfsburg masih belum mengeluarkan pernyataan resmi. Kantor berita ekonomi Bloomberg memberitakan, Richard Grenell terlibat langsung dalam perundingan dengan VW selama berminggu-minggu.

Grenell kemudian mengatakan, VW telah menandatangani kesepakatan dengan pemerintah AS hari Selasa lalu (18/9). Menurut berita itu, VW akan membatalkan rencana pemasaran mobilnya di Iran. Tapi beberapa unit usaha tetap akan dilanjutkan "atas alasan kemanusiaan". Laporan itu tidak menyebutkan, apa yang akan dilakukan VW di Iran.

Kepada Bloomberg, Grenell mengatakan: "Volkswagen menyampaikan kepada kami, akan menaati sanksi AS terhadap Iran". Dia menyatakan gembira dengan keputusan saah satu produsen mobil terbesar dunia itu.

Kritik dari Uni Eropa

Keputusan Presiden AS Donald Trump bulan Mei lalu menarik diri dari kesepakatan nuklir dengan Iran yang disepakati tahun 2015 dikritik keras oleh Uni Eropa, yang menyatakan ingin mempertahankan kesepakatan tersebut. Namun AS lalu mengancam akan memberlakukan sanksi ekonomi, kecuali Iran bersedia merundingkan kembali kesepakatan nuklir "yang lebih ketat dan adil".

Bulan Agustus lalu, AS mulai menerapkan sanksi ekonomi di beberapa sektor. Perusahaan-perusahaan besar Eropa kemudian menghentikan kegiatannya di Iran karena khawatir mendapat sanksi dari AS.

Perusahaan Jerman yang sudah menghentikan kegiatan di iran antara lain Daimler, pembuat mobil Mercedes Benz. Selain itu raksasa telekomunikasi Deutsche Telekom juga tidak melakukan investasi baru lagi, demikian juga perusahaan kereta api Deutsche Bahn.

AS akan menerapkan sanksi tahap kedua bulan November mendatang. Banyak perusahaan secara sukarela keluar dari Iran karena khawatir, bisnis mereka dengan AS mengalami masalah.

hp/rzn (dpa, rtr)


Simak Juga 'Wow! VW Rongsokan Ini Ditawar Rp 148 Juta':

[Gambas:Video 20detik]




(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed