DetikNews
Selasa 14 Agustus 2018, 17:52 WIB

Memperingati Korban Tembok Berlin 57 Tahun Lalu

Deutsche Welle (DW) - detikNews
Memperingati Korban Tembok Berlin 57 Tahun Lalu
Berlin - Berlin dan Jerman memperingati korban Tembok Berlin. 13 Agustus 1961, pemerintah Jerman Timur di bawah pimpinan Walter Ulbricht mulai membangun tembok yang memisahkan kota Berlin.

Karangan dan rangkaian bunga diletakkan di Pusat Peringatan Tembok Berlin di Bernauaer Strasse hari Senin (13/8). "Ketika tembok ini dibangun, itulah awal pengorbanan dan derita panjang, yang korban-korbannya kita kenang dan hormati hari ini", kata pendeta Thomas Jeutner yang memimpin kebaktian di Kapel Rekonsiliasi di lokasi upacara peringatan.

Selama 28 tahun sejak didirikan Agustus 1961 sampai 9 November 1989, yang diperingati sebagai hari keruntuhannya, Tembok Berlin sepanjang sekitar 155 kilometer itu menelan korban 467 orang. 140 orang tewas langsung di lokasi tembok yang memisahkan kawasan barat dan kawasan timur kota Berlin.

Pembangunan Tembok Berlin membelah hari kota ini, memisahkan anggota keluarga, sahabat dan tetangga selama 28 tahun, kata Thomas Jeutner. Hadir dalam upacara peringatan, selain para politisi teras Jerman, Duta Besar AS di Berlin Richard Grenell.

Lokasi Pusat peringatan Tembok Berlin sekarang ada di Bernauer Strasse. Jalan ini dianggap sebagai simbol perpecahan Jerman. Di sinilah foto yang menjadi terkenal di dunia dibuat, ketika seorang tentara Jerman Timur melompati kawat berduri untuk menyeberang ke sektor barat.

Juga foto orang yang melompat keluar dari jendela apartemen, ketika melarikan diri dari rezim komunis Jerman Timur dibuat di jalan ini. Ketika tembok dibangun, bagian depan rumah itu terletak di Berlin timur, sementara muka rumahnya berada di Berlin barat.

Roland Jahn, Pejabat Urusan Dokumen STASI, dinas rahasia Jerman Timur yang ditakuti, mengatakan pembangunan tembok berlin dan perpecahan Jerman harus terus diperingati. Masyarakat tidak boleh melupakan, "bahwa pada 13 Agustus 1961, ketidakadilan telah dituangkan ke dalam beton", katanya.

Dia mengimbau agar para saksi mata berbicara dengan remaja dan generasi muda untuk menunjukkan tempat bersejarah ini dan menceritakan sejarahnya. Upacara peringatan diiringi dengan pameran seni dan berbagai acara mengenang para korban dan sejarah perpecahan Jerman.

hp/yf (dpa, epd)




(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed