detikNews
Kamis 05 April 2018, 17:48 WIB

Terobosan dalam Upaya Mengungkap Misteri Terbentuknya Lubang Hitam

DW (Soft News) - detikNews
Terobosan dalam Upaya Mengungkap Misteri Terbentuknya Lubang Hitam Foto simbol lubang hitam NGC 922 (NASA)
Washington - Pakar astrofisika telah menemukan tanda-tanda adanya belasan lubang hitam baru di lingkaran dalam Bima Sakti dan diyakini ada sekitar 10.000 lubang hitam disana.

Menurut sebuah studi di jurnal Nature yang terbit Rabu (04/04), lubang hitam yang ditemukan berbeda dengan lubang hitam supermasif Sagitarius A yang sudah diketahui sebelumnya dan berlokasi di tengah-tengah Bima Sakti.

Penemuan ini dikatakan bisa mengisyaratkan populasi lubang hitam yang jauh lebih besar di seluruh galaksi.

Para ilmuwan mengatakan ini bisa meningkatkan pemahaman tentang gelombang gravitasi dan riak dalam ruang-waktu yang diciptakan oleh peristiwa kosmik kuat seperti ketika obyek-obyek masif bertabrakan.

Studi ini menemukan bahwa lubang hitam baru massanya sekitar 10 kali massa matahari, sementara Sagitarius A massanya 4 juta kali dari matahari.

"Ada banyak aktivitas yang terjadi di sana," kata pemimpin tim studi Chuck Hailey, astrofisikawan Universitas Columbia. "Pusat galaksi adalah tempat yang aneh. Itulah mengapa orang suka mempelajarinya."

Para ilmuwan telah lama berteori bahwa ada banyak lubang hitam yang mengitari pusat galaksi, bintang raksasa yang karena gravitasi begitu kuat sehingga cahayanya tidak mampu terpancar keluar. Tetapi belum ada bukti tentang keberadaannya di pusat Bima Sakti sampai sekarang.

Teori ini diungkap pertama kali oleh fisikawan Karl Jansky tahun 1931, ketika ia menemukan gelombang radio dari wilayah tersebut.

Lubang hitam yang baru ditemukan berada dalam jarak sekitar 30,9 triliun kilometer dari lubang hitam supermasif di pusat. Bumi berada di lengan spiral sekitar 3.000 tahun cahaya dari pusat galaksi. (Satu tahun cahaya adalah 9,5 triliun kilometer -Red)

Lubang hitam adalah sumber gravitasi kuat yang menyedot debu dan gas di sekitarnya. Tarikan gravitasinya yang kuat dianggap sebagai penyebab bintang-bintang di galaksi mengorbit. Bagaimana lubang hitam terbentuk masih menjadi misteri.

vlz/hp (ap, afp)




(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed