DetikNews
Senin 12 Februari 2018, 19:17 WIB

Kanselir Jerman Angela Merkel: Saya Akan Memerintah Empat Tahun Penuh

Deutsche Welle (DW) - detikNews
Kanselir Jerman Angela Merkel: Saya Akan Memerintah Empat Tahun Penuh
Berlin - Kanselir Jerman Angela Merkel menampik spekulasi bahwa dia akan mundur di tengah jalan. Dalam sebuah wawancara TV, Merkel menjawab berbagai kritik dari kalangan CDU sendiri.

Kritik di kalangan partainya mencuat setelah Angela Merkel memberikan resor-resor tradisional yang dianggap menjadi kompetensi CDU kepada SPD, agar SPD menyetujui rencana pemerintahan koalisi besar. Terutama hilangnya kursi Menteri Keuangan dari tangan CDU bagi sebagian besar fungsionaris adalah hal menyakitkan.

Namun dalam wawancara dengan televisi Jerman ZDF, Angela Merkel membela keputusannya. Dia mengakui, menyerahkan Kementerian Keuangan kepada SPD memang "menyakitkan," namun dia harus melakukannya agar perundingan koalisi tidak gagal.

Merkel menyatakan, itu memang bukan keputusan yang ideal bagi CDU, tetapi "dapat diterima".

"Saya memahami kekecewaan yang muncul"

Kementerian Keuangan sebelumnya dipimpin oleh salah satu tokoh kawakan CDU, Wolfgang Schäuble, yang dikenal sangat ketat dan teliti dan terbukti mampu menekan defisit anggaran pemerintah.

"Saya mengerti kekecewaan itu," kata Merkel. Namun dia menegaskan, bagaimanapun dia tidak akan mengundurkan diri dari posisinya sebagai Ketua Umum CDU – maupun sebagai Kanselir.

"Bagi saya, kedua jabatan itu perlu ada di satu tangan, agar dapat memimpin pemerintahan yang stabil," tandasnya.

Angela Merkel menjabat sebagai Kanselir Jerman sejak tahun 2005. Dia menegaskan akan menjalani masa jabatannya kali ini empat tahun penuh.

"Kabinet bukan klub 60+"

Selama wawancara dengan ZDF, Angela Merkel juga mengisyaratkan bahwa bahwa dia ingin ada wajah-wajah baru dari CDU yang lebih muda untuk duduk di kabinetnya.

"Sekarang kita perlu menunjukkan, bahwa kita bisa memulai dengan satu tim yang baru," kata Merkel. "Kami (CDU) mendapat enam pos menteri untuk diisi, dan, menurut saya, kita perlu memastikan bahwa tidak hanya yang berusia di atas 60-an yang dipertimbangkan, melainkan juga orang-orang muda."

Siapa yang akan menjadi menteri dari CDU baru akan diumumkan setelah 26 Februari, saat para delegasi CDU melakukan pertemuan untuk menyetujui perjanjian koalisi dengan SPD.

Namun bagi SPD, situasinya lebih rumit lagi. Karena perjanjian koalisi masih harus disetujui oleh mayoritas anggota partai dalam sebuah jajak pendapat yang dilakukan terhadap seluruh anggota SPD, saat ini jumlahnya lebih dari 460 ribu orang. Hasil jajak pendapat yang dilakukan lewat surat itu rencananya akan diumumkan awal Maret.




(nvc/nvc)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed