ADVERTISEMENT

Video 20Detik

Merah Putih Dibentangkan, Agar Pulau Terluar di Papua Tidak Dicaplok Lagi

detikTV, dtv - detikNews
Senin, 15 Agu 2022 18:36 WIB
Jakarta -

Masyarakat dan Forkopimda di Papua ramai-ramai membentangkan 77 meter bendera Merah Putih di Pulau Fani, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Kegiatan ini selain untuk meramaikan HUT ke-77 NKRI juga menandakan bahwa pulau terluar ini tidak kosong.

Pj. Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw menceritakan pulau ini pernah ditempati oleh nelayan-nelayan Filipina karena dikira kosong. "Pulau Fani sebagai wilayah terluar daripada batas negara yang dulu pernah dikuasai oleh mereka dari Filipin, karena mencari ikan melihat pulau ini kosong dan ingin mengklaim," ungkapnya.

Namun berkat perjuangan tokoh-tokoh masyarakat terdahulu, pulau tersebut bisa kembali ke pangkuan bumi pertiwi tanpa ada konflik dan pertumpahan darah. Kini, masyarakat dan Forkopimda menancapkan 77 bendera Merah Putih di pulau terluar sebagai penanda pulau ini tidak kosong.

Bahkan, rencananya akan dibangun tugu atau monumen yang menegaskan Pulau Fani merupakan bagian dari wilayah Republik Indonesia. "Hari ini kita mau menyatakan bahwa Negara ada di sini, kita sebagai aparat negara, alat penjaga kedaulatan ada di sini bersama masyarakat. Kita harus tunjukkan dalam rangka 77 tahun Republik Indonesia pulau ini tidak kosong dan adalah milik negara dan bangsa Indonesia tercinta," pungkas Waterpauw.

(/)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT