Momen Mencekam Pilkades di Bima, Kantor Desa Dirusak dan Dibakar

ADVERTISEMENT

Video 20Detik

Momen Mencekam Pilkades di Bima, Kantor Desa Dirusak dan Dibakar

detikTV, dtv - detikNews
Sabtu, 09 Jul 2022 14:56 WIB
Jakarta -

Ratusan warga Desa Oi Panihi, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), melakukan aksi perusakan hingga membakar fasilitas kantor desa saat gelaran Pilkades Oi Panihi, Kamis (7/7/2022) kemarin.

Aksi tersebut diduga karena massa tak terima banyak surat suara dinyatakan batal pada proses penghitungan perolehan suara.

"Seluruh isi kantor desa mereka keluarkan dan dibakar, pagar kantor desa dibobol, barugak di bawa untuk blokir jalan," kata Camat Tambora, Fadhilah pada detikBali, Jumat (8/7/2022).

Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 16.00 Wita hingga malam hari. Diduga dipicu protes dari tiga calon kepala desa (kades) dan massa simpatisan yang tak terima karena banyak surat suara dibatalkan usai proses penghitungan perolehan suara.

"Mungkin mereka sudah menganggap diri akan kalah karena hasil hitungan dua kotak suara mereka sedikit. Yang nomor urut 1, 2, dan 4 rupanya bergabung tidak mau datang. Mereka bersikeras menolak dan tidak mau hadir, massa simpatisan mereka melakukan anarkisme dengan melakukan perusakan kantor desa," jelas Fadhillah.

Meski sempat tertunda, tahapan penghitungan perolehan suara pada satu TPS tersisa akhirnya dilanjutkan di kantor camat. Dari hasil penghitungan semua TPS, calon nomor urut 3 dinyatakan memperoleh suara terbanyak.

"Semalam panitia melakukan penghitungan lanjutan, yang memperoleh suara terbanyak adalah nomor urut 3 atas nama Sri Kurniati Ningsih," tuturnya.

Usai kejadian perusakan kantor desa, kondisi di Desa Oi Panihi sudah kondusif. Petugas keamanan dari TNI dan Polri di Bima melakukan pengamanan, juga penjagaan ketat di kantor desa dan camat.

(/)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT