Video 20Detik

Jawaban Jokowi Ditanya Siswa Kapan Pembelajaran Tatap Muka Dimulai

detikTV, 20Detik - detikNews
Rabu, 14 Jul 2021 12:24 WIB
Jakarta -

Seorang pelajar asal Kepulauan Riau menanyakan kapan pelaksanaan belajar tatap muka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Momen ini terjadi saat Jokowi membuka dialog dengan peserta program vaksinasi untuk pelajar yang digelar di sejumlah wilayah di tanah air, Rabu (14/7/2021).

"Ini kan kita masih pandemi, pandeminya kan belum reda memang. Kemarin kan rencananya bulan Juni kita mulai belajar tatap muka, tetapi karena penyebaran virus ini meningkat sehingga rencana itu kita tunda dulu", jawab Jokowi lewat sambungan virtual

Jokowi mengaku telah mendengar banyak tentang keluhan dan keinginan sebagian besar pelajar untuk kembali bersekolah. Namun, saat ini pemerintah masih memprioritaskan upaya menekan penyebaran Covid-19.

"Memang, saya mendengar anak-anak sudah ingin kembali sekolah tatap muka lagi, ketemu teman-temannya, ingin bertemu belajar kelompok, ingin bertemu guru-gurunya, semuanya ingin punya keinginan seperti itu", ucap Jokowi

"Tapi kita semuanya harus hati-hati karena penyebaran Covid-19 ini masih terjadi, tidak hanya di negara kita, tetapi juga di negara-negara lain di seluruh dunia, sehingga ya kita ngerem dulu untuk belajar tatap muka", imbaunya.

Menurut Jokowi, Program vaksinasi untuk pelajar menjadi salah satu upaya untuk menekan laju peningkatan kasus Covid-19, sekaligus untuk menyiapkan kondisi peserta didik agar memiliki daya tahan yang baik, saat program belajar tatap muka kembali diberlakukan. Presiden juga memastikan vaksinasi juga akan menyasar para penyelenggara pendidikan dan petugas-petugas pendukung lainnya.

"Saya hanya ingin menyampaikan agar setelah anak-anak semuanya divaksinasi, juga tolong dicek agar guru-guru, petugas-petugas sekolah jangan sampai terlewat vaksinasinya,", ucap Jokowi

"Kita ingin mendorong agar vaksinasi ini semuanya bisa dipercepat agar mencapai kekebalan komunal dan kita semua bisa terhindar dari Covid-19,", tambahnya.

Agenda vaksinasi pelajar diikuti sebanyak 49.000 peserta. Jumlah itu terdiri dari 15.000 pelajar SMP dan 15.000 pelajar SMA.

(/)