Video 20Detik

Kisah RS Apung dr Lie: Dari Kapal Bekas, Layani Ratusan Ribu Pasien

detikTV - detikNews
Sabtu, 19 Jun 2021 14:20 WIB
Bima -

Rumah Sakit Apung dr. Lie Dharmawan tenggelam saat hendak menuju Torano, NTB. Sebelum karam, kapal tersebut telah berjasa melayani ratusan ribu pasien.

Kapal karam di Perairan Bima saat melakukan perjalanan dari Kupang, NTT menuju Torano NTB pada Rabu (16/8) sekitar pukul 14.00 WIT. Beruntung, seluruh penumpang di dalam kapal yang berjumlah 6 orang selamat.

"Telah terjadi musibah yang menimpa Rumah Sakit Apung dr. Lie Dharmawan yang sedang menjalankan misi pelayanan medisnya dari Pulau Semau ke Pulau Sumbawa", ujar Lie Dharmawan selaku pemilik RS Apung dr Lie Dharmawan pada Jumat (18/6/2021) dalam akun Instagram @doctorshare.

Lie kemudian mengenang awal tercetusnya Rumah Sakit Apung dr. Lie Dharmawan. Ia menyebut, awalnya rumah sakit dibangun untuk membantu warga yang tidak memiliki akses terhadap pelayanan medis.

"Rumah Sakit Apung dr. Lie Dharmawan idenya tercetus ketika kami melihat penderitaan saudara-saudara kita yang berada di daerah terpencil, terluar dan terjauh, yang tidak mendapat akses pelayanan medis", lanjut Lie.

Dirinya pun kemudian menjelaskan saat awal mula merintis dibangunnya rumah sakit ini. Lie menyebut saat itu terkendala biaya saat hendak memilih kapal.

"Karena Rumah Sakit Apung membutuhkan dana yang besar, sedangkan sebagai swasta kami tidak memiliki kemampuan itu, akhirnya diputuskan lah untuk memilih sebuah kapal barang bekas", jelasnya.

Lie menyebut kapal kemudian dimodifikasi sehingga memiliki fasilitas layaknya rumah sakit pada umumnya. Rumah Sakit Apung dr. Lie Dharmawan ini kemudian telah melayani nyaris 200 ribu pasien.

"Di dalamnya ada laboratorium, ada kamar bedah, ada ruang perawatan, dan dalam tempo sekian belas tahun Rumah Sakit Apung ini telah memberi pelayanan medis kepada lebih 100 ribu bahkan hampir mencapai 200 ribu orang," tutup Lie.

(/)