d'Rooftalk

Dorong Anies Cawapres PDIP, Effendi: Mbak Puan Enggak Keberatan

detikTV, detikTV - detikNews
Rabu, 09 Jun 2021 18:45 WIB
Jakarta -

Politikus PDIP Effendi Simbolon memastikan usulannya terkait Anies Baswedan sebagai Cawapres dari Puan Maharani bukan omong kosong. Meski begitu semua dikembalikan tergantung dari hasil keputusan kongres partai.

"Ya memang semua hari ini belum mungkin, tetapi sekali lagi kalau Tuhan berkehendak siapa si yang dulu tahu pak Jokowi Capres tapi gusti Allah tuhan berkehendak , kun fayakun jadi juga," kita juga tidak tahu," ujar Effendi Simbolon di program D'Rooftalk Detikcom, Rabu (9/6/2024).

"Saya enggak mau bisik-bisik di belakang ya saya tahu pakem di partai semua kewenangan Ketua Umum berdasar kongres," sambung Efendi.

Lebih lanjut, Effendi menyatakan dalam jangka waktu 2,5 sampai 3 tahun ke depan tidak cukup untuk mensosialisasikan calon presiden di Indonesia. Belum lagi jika di tahun depan masih ada tantangan COVID-19.

"Kemampuan tiga spot, tiga titik perhari pendekatan ke masyarakat itu saja sudah melelahkan nah itu yang saya lihat, ya mari kita jalan dulu saya tidak bisa jawab itu mungkin enggak mungkin," paparnya.

Effendi mengatakan ada juga sentimen terhadap dirinya dari kader PDIP karena mengusulkan Anies Baswedan sebagai Cawapres Puan Maharani. Meski begitu dia menyebut tidak ada keberatan dari Puan Maharani atas usulannya.

"Ya tapi kalau sudah mulai keberatan ya sudah itu berarti yang bersangkutan sudah tidak mau, tapi selama yang bersangkutan masih wait and see ya kita coba. bahkan saya akan cari waktu, minggu-minggu depan untuk konsultasi sowan gitu ke tokoh-tokoh agama Islam untuk berdiskusi," tutupnya.

Selain itu, Effendi juga membandingkan elektabilitas Anies Baswedan dengan Ridwan Kamil sebagai cawapres dari PDIP. Menurutnya, Anies dinilai lebih populer di kelompok religius dibandingkan Ridwan Kamil. Simak pernyataan Effendi dan sejumlah narasumber lainnya dalam diskusi lengkap soal percapresan dini menuju 2024 dalam video di bawah ini.



Simak Video "Percapresan Dini Menuju 2024"
[Gambas:Video 20detik]
(edo/hnf)