Video 20Detik

Saksi Mata: Disebut Titisan Genderuwo, Bocah Diruwat hingga Tewas

detikTV, dtv - detikNews
Minggu, 23 Mei 2021 20:41 WIB
Jakarta -

Bocah perempuan di Temanggung, Jawa Tengah dihabisi nyawanya oleh orang tua dengan cara ditenggelamkan pada Januari lalu. Empat bulan kemudian, tepatnya pada Minggu (16/5) malam jenazahnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Kematian tragis A, seorang bocah perempuan berusia 7 tahun, akibat diruwat orang tuanya hingga tewas akhirnya terungkap. Bermula dari rasa penasaran kakek korban, Sutarno yang sudah 4 bulan tidak bisa menemui cucunya tersebut. Harapan untuk melihat sang cucu perempuan di Hari Raya Lebaran itu pupus karena kedua orang tuanya selalu menutupi keberadaan anak kedua mereka. Mencium sesuatu yang tidak beres dengan sang cucu, si kakek lantas mendatangi rumah cucunya bersama aparat desa.

"Kalau cucu saya ini tidak ketemu, saya tidak bisa bertemu, Anda akan kami kasuskan," ujar Sutarno kepada si dukun, Haryono (56 tahun) dan asistennya, Budiono (43 tahun).


Korban akhirnya ditemukan setelah Sutarno yang berinisiatif mendatangi rumah anaknya untuk memastikan kondisi cucunya tersebut. Tragis, ia akhirnya menemukan jasad cucunya yang dibiarkan mengering di kasur dan tinggal tulang belulang. Pasalnya, kedua orang tuanya masih yakin sang dukun bisa menghidupkan korban lagi. Korban diketahui tewas pada Januari akibat ditenggelamkan orang tuanya yang hendak meruwat kenakalan atas saran sang dukun. Disebut sebagai titisan genderuwo.


"Korban merupakan anak nomor dua dari pasangan M dan S. Jadi korban memiliki satu kakak. Yang sementara dirawat oleh kakeknya," ungkap Kasat Reskrim Polres Temanggung, AKP Setyo Hermawan.

(/)