Video 20Detik

Cerita Siswi Nonmuslim SMKN 2 Padang Pilih Berjilbab ke Sekolah

detikTV, Jeka Kampai - detikNews
Senin, 25 Jan 2021 19:01 WIB
Jakarta -

Aturan pemakaian jilbab yang bagi siswi Nonmuslim di SMKN 2 Padang menuai kontroversi di publik. Namun, sejumlah siswi non-muslim di sekolah tersebut mengaku tidak keberatan dengan aturan tersebut.

Salah serorang siswi bernama Elisabeth Angelia Zega mengungkap tak ada unsur paksan terhadap dirinya untuk mengenakan jilbab. Siswi yang duduk di kelas 3 SMK ini mengaku mengenakan jilbab sejak SMP.

"mengikuti peraturan dan menyesuaikan sama teman-teman juga, dan tidak ada unsur paksaan", ujarnya

Hal yang sama juga diungkap siswi lain, Yulita Harefa, yang menekankan tidak ada paksaan dalam penggunaan jilbab di sekolahnya. Ia mengaku hanya menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah yang mayoritas diisi oleh siswa-siswi muslim.

"Itu juga terbiasa pakai dari SMP, jadi kalau diimani kan dosa, kayaknya cuma menjadi penyesuaian aja dengan teman-teman yang lain", ujar Yulita.

Kontroversi aturan pemakaian jilbab ini bermula dari tayangan live di akun Facebooknya pada Kamis (21/1). Video itu memperlihatkan adu argumen antara Elianu, salah satu orang tua siswi, dengan Wakil Kepala SMK Negeri 2 Padang, Zakri Zaini.

Perdebatan terjadi menyusul pemanggilan Elianu ke sekolah setelah anaknya, Jeni Cahyani Hia, dilaporkan tidak mengenakan jilbab. Jeni tercatat sebagai siswi Kelas X pada Jurusan Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP)) di sekolah itu. Dia tidak mengenakan jilbab karena bukan muslim.

Dalam video tersebut, Elianu berusaha menjelaskan bahwa anaknya adalah nonmuslim, sehingga cukup terganggu dengan keharusan untuk mengenakan jilbab.

Tak hanya sampaikan protes ke sekolah, Elianu juga telah menyurati Presiden, Mendikbud, dan Komnas HAM. Melalui kuasa hukumnya, Mendrofa, Elianu menuntut agar tidak ada institusi pendidikan di Indonesia yang mewajibkan siswi nonmuslim mengenakan jilbab atau seragam dengan identitas muslim.

(/)