Video 20Detik

Melihat Pencarian Titik Jatuhnya Sriwijaya Air SJ182 dari Udara

detikTV, dtv - detikNews
Senin, 11 Jan 2021 12:11 WIB
Jakarta -

Proses pencarian posisi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 juga dilakukan dari udara. Pencarian dilakukan di wilayah perairan antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.

Untuk pantauan udara, TNI AU mengerahkan tiga armadanya, yakni helikopter pesawat CN-295, NAS 332 Super Puma, dan helikopter EC 725 Caracal. Pantuan udara juga dilakukan Basarnas dengan helikopter berjenis AW 305.

Seluruh armada diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Masing-masing armada bergantian menuju ke lokasi perairan Kepulauan Seribu yang menjadi titik jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182. Posisi terbang armada pencari berada pada ketinggian 2.500 kaki di atas permukaan laut. Jika dibutuhkan, ketinggian terbang juga bisa diturunkan hingga 500 kaki jika.

Dari pantuan di udara, terlihat puluhan kapal yang terlibat dalam pencarian material pesawat dan korban. Sebelumnya, Asisten Operasi TNI AU Marsekal Muda Henri Alfiandi menyatakan pencarian dari udara untuk membantu kapal-kapal pencari yang berlayar di radius sekitar titik diduga jatuhnya pesawat.

"Koordinatnya ada di 055523 South, Lintang Timurnya 106-36 05, sementara itu. Itu adalah titik terakhir pesawat penerbangan dan hilangnya di mana sama. Itu adalah pantauan telemetri kita, tapi masalah dia ada di mana itu yang kita cari karena sebarannya luas", ujarnya kepada wartawan pada Minggu (1/10/2020).

(/)