"Karena bau gas itu pemilik rumahnya pingsan, kan hawa gasnya masuk ke dalam (rumah)," kata tetangga Sapril, Risman (39), di Jl Raya Swadaya nomor 8 Sawangan, Depok, Jawa Barat, Kamis (23/7/2015).
Selain itu, 2 dari 3 orang pekerja yang melakukan pengeboran sumur tersebut juga pingsan. Mereka kemudian dilarikan ke RS Depok untuk mendapatkan perawatan. Namun saat ini ketiganya telah diperbolehkan meninggalkan rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Risman, saat itu bau gas yang terasa seperti belerang tersebut memang cukup kuat. Bau itu masih terasa hingga malam tadi. Namun siang ini, bau yang tercium di sekitar sumur berlumpur mulai memudar.
"Semalam bunyi gas yang keluar dari pipa yang dipasang tuh kenceng banget. Sekarang mendingan bunyinya, nggak terlalu kencang," ujarnya.
Saat ini petugas dari Pengawasan Lingkungan Hidup Kota Depok masih memeriksa sampel lumpur dan air di sekitar lokasi. Mereka juga akan bekerjasama dengan Dinas Pertambangan. Diharapkan dalam 4 hari sudah diketahui hasil uji lab terhadap lumpur dan gas di sumur yang terletak di kawasan pemukiman itu. (khf/khf)











































